Dia hanya terdiam...
Membeku dan membisu...
Hanya air yang perlahan menetes di dirinya
Yang bisa membentuk ruang buatnya...
Ruang cekung perlahan menjadi sebuah ceruk
Untuk menjadi tempat terindah bagi beningnya
Dipecah, dilempar, dibuang...
Namun kau tetap tak bergeming...!!
Apakah yang lebih menyakitkan daripada itu semua?
Batu yang terbuang itu...
Malahan telah menjadi batu dasar rumah
Menjadi pondasi terkuat
Yang tak akan terbuang kembali...
Hanya dengan diam
Kau telah menunjukkan eksistensimu
Sebagai pengokoh dan pengikat bangunan di atasnya...
#30haripuisi - #Day3 : Batu



