Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Februari 2012

Diary Pramugari : a Novel by Agung Webe | True Story | Review


Sebuah kisah nyata yang dipaparkan oleh Agung Webe dalam bentuk novel yang berjudul Diary Pramugari menceritakan tentang seorang wanita cantik bernama Jingga yang mengalami trauma sejak ia mengenyam pendidikan Sekolah Menegah Pertama. Karena trauma itu, ia jadi sangat membenci yang namanya lelaki. Ditambah lagi, karena bapaknya bersedia menikah lagi, saat ibunya menganjurkan untuk menikahi wanita lain. Bukan tanpa alasan, mengapa ibunya menganjurkan bapaknya menikah lagi, karena ibunya sakit sehingga menyebabkan ia menjadi firgid.

Pada awal masuk ke dunia pramugari, Jingga bertemu dengan Anya - seorang penganut agnotisisme, kemudian Puri - seorang hiperseks. Kemudian Jingga juga bertemu dengan Alvin sang pilot yang ganteng itu. Jingga adalah seorang perempuan yang taat beribadah. Anya yang berpacarkan Andre, selalu berkata kepada Jingga bahwa di dalam berdoa dan beribadah, hendaknya dilakukan dengan jiwa. Jangan hanya sebagai mekanisme atau kewajiban yang dibawa dari agama saja. Jingga seringkali merasa malu dengan Anya yang tidak beragama itu. Anya demikian mempercayai keberadaan Tuhan, meski tidak beribadah, namun ia telah dianggap guru oleh Jingga. Kepada Puri, Anya menyarankan untuk menuai apa yang telah ditaburnya, saat Puri menghadapi masalah hidupnya, akibat kebablasan dalam berhubungan dengan pacarnya, Igo. Anyalah yang menyadarkan Puri, hingga ia memilih keluar dari profesinya sebagai pramugari, memilih merawat anaknya hingga lahir dan membesarkannya.

Selubung misteri yang melingkupi Jingga, perlahan kian terkuak, berbekal seuntai kalung kristal yang diberikan oleh ibunya yang dititipkan kepada Mbok Kurti. Kalung itu diberikan oleh Mbok Kurti kepada Jingga sesaat setelah pemakaman ibunya Jingga. Lambat laun, Jingga mengerti akan jati dirinya. Itulah yang membuat ia merasa berdosa terhadap bapaknya. Ternyata, lelaki tidak semuanya bisa dibenci. Ada bapaknya. Ada Alvin yang secara perlahan bisa membuat Jingga cemburu saat ia melihat Alvin berjalan dengan perempuan lain.

***
Liku-liku kehidupan seorang Jingga sungguh mempesonakan batinku.  Setidaknya, aku bisa belajar banyak dari kisah ini. Bagaimana membina hubungan kita dengan Tuhan dan sesama. Menurutku pula, Anya adalah seorang yang sangat peka akan keadaan. Ia mampu menetralisir keadaan dengan segera. Pikirannya selalu positif dan jernih. Tetapi, alangkah lengkapnya jika semua itu berpadu di dalam lingkar keagamaan, yang menurut Anya, agama hanyalah sebagai media untuk memperebutkan umat. 

Di buku ini, terdapat banyak nilai filosofi tentang kehidupan. Aku jadi mengerti tentang kehidupan di luar sana. Pelajarannya lagi adalah betapa ditekankan bahwa, apapun yang terjadi harus dihadapi, bukan malah dihindari. Banyak hikmah yang bisa dipetik, namun ada pula yang tidak perlu diambil.

Bukunya asik banget buat dimiliki :D

***

Inilah beberapa perkataan yang berkesan buatku.

"Aku punya cerita sendiri untuk hidupku, kamu juga punya cerita sendiri untuk hidupmu. Buatlah ceritamu itu seindah mungkin"

"Temukanlah jalan itu"

"Sekarang adalah bukalah mata hatimu terhadap segala kemungkinan"

"Jalan itu adalah bagi induvidu untuk memahami dirinya sendiri, karena bagi siapa yang telah memahami dirinya, akan memahami Tuhan"

*** 

Informasi Buku

Judul : Diary Pramugari : seks, cinta, dan kehidupan
Penulis : Agung Webe
Penerbit : Pohon Cahaya
Edisi : Cetakan 5, Januari 2012
Deskripsi fisik : 352p.; 18,5 Cm.
ISBN : 978-602-97133-3-6

Kamis, 26 Januari 2012

If You Were Mine : a novel by Clara Canceriana | Review




Membaca novel If You Were Mine, karya Clara Canceriana yang seorang blogger juga, bisa mengaduk emosi. Kadang sedih dan terharu, kadang timbul perasaan sebel pada satu tokohnya. 

Gaya bahasanya halus dan mudah dicerna sehingga meskipun banyak istilah tentang fashion yang bagiku sungguh-sungguh baru, tetapi tetap bisa aku mengerti dengan baik.

Adalah seorang Jessica yang menyukai Ken. Ken merupakan adik dari Keegan yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Salah satu amanat yang harus dilakukan oleh Ken adalah menjaga Jessica, salah satunya dengan mengantar dan menjemput Jessica ke tempat kerjanya. Dari sanalah, benih-benih sayang dan cinta timbul di hati Jessica, sementara Ken hanya menganggap kakak terhadap Jessica. Di tengah-tengah gejolak rasa yang dimiliki oleh Jessica, muncul sosok Winda, teman Jessica yang juga menyukai Ken. Bedanya dengan Jessica, Winda ini teramat agresif dalam mengungkapkan perasaannya terhadap Ken.

Nah, konflik dari cerita yang disuguhkan oleh seorang Clara sungguh menggemaskan. Bagaimana Jessica menghadapi segenap perasaannya Ken dengan melihat perlakuan Winda kepada Ken. Bagaimana Jessica harus mandiri sekaligus terluka setelah Ken lebih banyak menghabiskan waktunya bersama Winda.

Mmmh... Pokoknya, menurutku novel ini recommended buat dimiliki... :))

*** 

Informasi buku

Judul : If You Were Mine : selalu untuk selamanya
Penulis : Clara Canceriana
Penerbit : Gagas Media
Edisi : Cetakan 1, 2011
Deskripsi fisik : vi, 286p.; 19 Cm

Kamis, 15 Desember 2011

My First Book : "TAHUN INI TERBIT, ATAU TIDAK SAMA SEKALI!" | Behind the Scene of Kisah Cinta Embun Pagi dan Tuhan



Kalimat sederhana yang menjadi kalimat sakti bagiku itu kian terngiang di dalam sanubariku. "Terbit tahun ini, atau tidak sama sekali!" tak berhenti menggema di antara proses penyusunan puisi-puisiku menjadi sebuah buku. Tujuh kata saja, tetapi bisa memendarkan semangatku hingga ke seluruh elemen tubuhku, dan berhasil menguapkan rasa rendah diriku; tepatnya rasa tidak percaya diriku, juga segala bentuk keraguanku.

Aku cari huruf demi huruf agar terangkaikan menjadi sebuah kata yang sederhana. Kunikahkan mereka menjadi semacam alunan melodi yang lugas tapi lembut, mendayu-dayu namun tidaklah cengeng, penuh makna dan cinta. Sesuatu yang indah. Itulah suasana yang ingin aku hadirkan di sana, selain makna dan kenyamanan yang ingin aku tuangkan. Akhirnya, aku pun tenggelam di dalam suasana itu. Mempertemukan kata-kata yang menjadi rangkaian kalimat. Di sanalah aku bertepi, bahkan tinggal dengan segenap jiwaku menjadi nyawa bagi setiap rangkaian kata-katanya. Setidaknya itulah yang sangat aku harapkan. Inilah aku dan puisi-puisi yang tersurat dan tersirat lewat jemariku. Maukah kau menyambangiku untuk meresapinya?

Ya, inilah kisah dari proses pencarian huruf yang berakhir dengan kata yang berpadu menjadi kalimat-kalimat sederhana, yang semoga dapat memberikan sesuatu yang berharga bagi para pembacanya, dan dari pernikahan kata-kata itu, lahirlah buku pertamaku : Kisah Cinta Embun Pagi dan Tuhan yang memuat sekitar 70 judul puisi (puisi ada yang diambil dari blog juga), satu judul di antaranya memuat puisi-puisiku yang berbentuk quote. Ada sekitar 47 quotes yang mejeng di buku pertamaku itu.

Dalam proses penyusunan buku ini, terus terang ada semacam rasa ragu dan rendah diri – bukan rendah hati lho :D
Seperti yang sudah aku tulis di atas, bahwa rasa ragu dan rendah diri (baca : tidak percaya diri – red.) itu tiba-tiba menyerangku di tengah proses penyusunannya. Bagaimana tidak? Puisi-puisiku sungguh sangat sederhana. Layakkah jika dia disebut puisi? Yang lantas dijadikan sebuah buku? Banyak teman-teman dekatku bilang layak. Tetapi, pas di tengah perjuanganku, muncul lagi perasaan itu, hingga orang yang mencoba mengerti kegundahanku dan mengapa aku menjadi gundah ini berkata, “Saya usulkan; terbit tahun ini, atau tidak sama sekali!”

Mulai dari sinilah, adrenalinku untuk segera menyelesaikan penyusunan bukuku terpacu. Terima kasih... Mungkin, tanpa kalimat yang kau ucapkan itu, buku pertamaku ga akan pernah lahir sampai kapan pun. Meski ia lahir di penghujung tahun ini, tapi itulah efek dari kalimat yang terngiang terus di telingaku.

Jika teman-teman ingin mengetahui siapa yang memompa adrenalinku, dialah Mas Teguh, seorang dari Semarang. Dia instrukturku sewaktu aku berkelana mencari ilmu di Semarang, beberapa tahun silam, selain Mas FA. Wiranto sang juri yang telah berkenan membantuku di acara MTMers’ beberapa waktu lalu. Masih ingat kan?

Banyak profil orang Semarang yang aku kenal sungguh membuatku bangga, yang sampai sekarang hubungan silaturahim itu tak pernah terputus. Mereka, seolah sudah menjadi saudara-sarudaraku sendiri. Tak ada jarak, tak ada sungkan. Meski, tentu saja aku tetap menjaga etika dan tata krama (karena aku lebih muda dari mereka semua). Deket, tapi tidak kurang ajar. Demikianlah kira-kira hubungankku dengan orang-orang yang telah sekian lama ‘merawatku’ di kota yang belum pernah aku jelajahi sebelumnya ini.

Terima kasih juga untuk siapapun yang terlibat dalam terlahirnya buku pertamaku ini; menguatkanku mulai dari embrio hingga lahirnya. Dengan rendah hati dan penuh ketulusan, buku ini aku persembahkan untukmu, untuk kalian, dan untuk siapapun yang menghargai cinta dan kehidupan. Dan sebagai bentuk rasa syukurku, aku berencana mengadakan give away yang hadiahnya adalah buku pertamaku ini. Akan ada 5 orang yang akan memperoleh buku Kisah Cinta Embun Pagi dan Tuhan. Bagi yang berminat, tunggu aja ya, pengumumannya... :D

Karya-karyaku di buku ini adalah hasil dari inspirasi yang tak pernah lepas dari Embun Pagiku dan Sang Penciptanya. Sebab, dialah rahimnya inspirasi bagiku. Kumpulan puisi yang sudah berbentuk buku ini hanyalah usahaku untuk merealisasikan keinginanku. Jika ada yang berminat memilikinya, itulah efek dari segala upayaku selama ini. Itulah apresiasi bagiku. Sungguh terima kasih aku ucapkan.

Buku ini berisi tentang cinta yang menghubungkan antara manusia dengan alam, manusia dengan sesama, manusia dengan negaranya, manusia dengan Tuhan, serta manusia dengan cinta itu sendiri. Bahwa kebanyakan, manusia selalu mengkambinghitamkan cinta sebagai salah satu bentuk dari keterpurukannya sebagai manusia.
Nah, bagaimana kisahnya? Puisi-puisi ini menuturkannya untuk Anda sekalian. Semoga berkenan.

Informasi bagi yang berminat :
1. Buku hanya bisa diperoleh di toko online, yakni nulisbuku.com
2. Bisa memesannya ke nulisbuku.com  atau lewat inbox akun FB-ku : Adriana ‘Windflowers’ Diana, atau lewat akun twitterku : @adrianawardani, atau lewat email novelty7278@yahoo.co.id
3. Harga Rp.35.000,- (belum termasuk ongkos kirim)

Baik, itulah sekelumit kisah dibalik penyusunan buku pertamaku, sedikit review tentang buku pertamaku, dan rencana tentang give away yang berhadiah buku pertamaku. Semoga ini semua dapat memberi inspirasi bagi teman-teman sekalian. Semoga buku ini boleh menjadi cikal bakal terbitnya buku keduaku dan seterusnya, yang membawa kontribusi untuk banyak pihak, memberi makna bagi kita semua. Amin.

Senin, 10 Oktober 2011

Book Review : 2

Foto by Nilla


Novel berjudul 2 ini merupakan karya kedua dari Donny Dhirgantoro setelah 5 Cm. Seperti 5 Cm, novel ini mengajak kita untuk lebih mencintai tanah air, dan  bermimpi, yang kemudian mewujudkannya dengan segala upaya dan semangat juang yang tiada pernah bisa dipadamkan oleh keadaan yang paling sulit sekalipun.

Adalah sosok Gusni Annisa Puspita, adik dari Gita Annisa Srikandi, seorang pemain nasional bulutangkis Indonesia yang menderita penyakit genetis; penderita obesitas sejak lahir yang tidak bisa menurunkan berat badannya, bahkan terus bertambah. Penyakit yang diturunkan dari garis ayah ini belum ada obatnya. Kakek nenek buyutnya, meninggal tak kurang dari usia 25 tahun. Saat-saat paling menyedihkan harus Gusni lalui ketika suatu malam ia mengetahui penyakitnya itu saat usianya menginjak 18 tahun. Tak mudah pula bagi papa untuk menceritakan penyakit Gusni. Ia mengumpulkan keberaniannya untuk mengatakan hal itu pada Gusni. Saat itu, adalah malam kesedihan yang mengharu biru bagi keluarga ini.

Dengan penyakitnya, Gusni berjuang. Ia  tidak mau meninggal di usia muda dalam keadaan pasrah, tak melakukan apa pun. Karena tekadnya yang besar itu, maka di bawah pengawasan Dokter Fuad, sahabat sang ayah, dan bekerja sama dengan Pak Pelatih, ia masuk mengikuti klub bulutangkis seperti kakaknya. Setiap pagi ia berlari menuju gelanggang olah raga tempat ia berlatih. Meskipun badannya besar, namun ia lincah. Hingga ia bersama tim mampu membawa kemenangan di  pertandingan Khatulistiwa Terbuka.

Berkat kerja keras dan perjuangan Gusni dalam melawan penyakitnya, Gusni dapat meraih mimpinya yang sempat kandas karena penyakitnya.  Harry begitu terinspirasi oleh perjuangan yang dilakukan Gusni dengan gigih, maka ia tergerak untuk membuka kembali restoran bakmi yang telah hancur karena Peristiwa Mei 1998. Karena peristiwa itulah Gusni kecil harus berpisah dengan Harry kecil. Mereka adalah teman semasa SD, yang dipertemukan kembali setelah mereka menginjak dewasa. Adalah merupakan cita-citanya dari kecil, yakni ingin menjadi pemilik restoran bakmi. Dan kini saatnya untuk mewujudkan mimipinya. Membangun kembali puing-puing yang hancur.
Sebab, sesuatu diciptakan 2 kali. Dalam dunia imajinasi, dan dalam dunia nyata. Dengan kerja keras, tinggalkan bukti di dunia nyata bahwa impianmu ada. Bersama alam bawah sadarmu kamu bermimpi, bersama alam sadarmu kamu berjuang.


Artikel ini diikutsertakan pada Book Review Contest di Blog Camp.

Senin, 08 Agustus 2011

3 Hati 2 Dunia 1 Cinta

Gambar diambil di sini


Sebuah miniseri tentang cinta segitiga dengan latar belakang perbedaan keyakinan. Adalah Rosyid seorang yang sederhana dan apa adanya. Meskipun ia suka menulis puisi dan novel, namun ia dianggap oleh Delia, kekasihnya sebagai seorang yang ga romantis. 

Rosyid yang muslim, menjalin hubungan dengan Delia yang katolik. Bukan karena itu juga kemudian orang tua Rosyid kemudian menjodohkannya dengan seorang wanita lembut berkerudung. Namun, karena khawatir Rosyid salah langkah atau sesat. Tentu saja  Rosyid menolak perjodohan itu. Karena selain Rosyid sudah mempunyai pacar yang kelak tidak disetujui oleh orang tua Rosyid maupun orang tua Delia.

Akankah berakhir bahagia? Simak saja kisahnya di televisi yang ditayangkan oleh MNC TV setiap hari Sabtu - Kamis Pukul 03.30 - 04.30 subuh selama bulan Ramadhan. Kalo ga salah ya... :D

Bukan maksud aku buat ngiklanin miniseri yang sebenernya sudah dibuat filmnya ini. Tapi beneran deh. Ini film bagus banget. Ga fanatik. Banyak banget yang bisa diambil. Citra anak muda masa kini yang dijiwai dengan sikap orang tua kita jaman dulu. Bayangin aja, jangankan ada adegan pelukan. Pas mereka jadian, misalnya. Sentuhan tangan pun ga ada. Aku suka banget. Pernah ada adegan Delia mau nyentuh rambut Rosyid -salah satu yang disukai oleh Delia dari Rosyid- tapi dilarang oleh Rosyid seraya berkata, "Eit.. Belum waktunya, belum waktunya...." Ujarnya sambil ngehindar. Ceweknya cuma ketawa. Waktu itu adegannya di dalam mobil.
Pokoknya, kisah ini paduan dari rasa haru, sedih, bahagia, lucu. Campur baur deh, tapi asik banget. 

Rabu, 13 Juli 2011

5 cm : a Novel by Donny Dhirgantoro | Review

Novel ini pertama kali diterbitkan tahun 2005, tapi baru aku baca di cetakan ke 17, tahun 2011 ini (telat kali aku bacanya) :D
Mungkin juga sahabat-sahabatku udah banyak yang tau. Tapi ga papa juga ya, aku telat baca...dari pada ga  sama sekali *ngeles*

Dengan bahasa dan dialog yang kocak, novel ini bercerita tentang persahabatan, harapan, cinta, cita-cita, dan mimpi. Ada nasionalisme di dana. Makna kehidupan juga sarat di sana.

Aku bisa bilang, novel ini bukan sekadar novel. Aku seperti melihat nuansa baru yang lain daripada biasanya yang bisa mengubah. Sebenernya sederhana, tapi petualangan lima sahabat menuju Puncak Mahameru ini dikemas menjadi luar biasa karena isinya yang bisa membuat kita menjadi luar biasa.

Terakhir, kesanku sehabis baca buku ini adalah betapa ia bisa menyentuh. Dibalik seru dan kocaknya dialog; bahkan bisa dibilang ancur dan gila-gilaan. Ya, aku setuju dengan kata ancur dan gila-gilaan :D
Ada haru menyelinap di sana, yang bisa membuatku nangis *aku emang gampang banget nangis -liat foto aja bisa nangis, karena bagiku, foto bisa menceritakan tentang banyak hal, tanpa kata #ehhh ngelantur :D

Oke, satu kata buat novel yang masuk dalam list Buku Indonesia Sepanjang Masa versi goodreads indonesia ini memang keren!
Daaannn... Tak lama lagi buku ini akan dipersembahkan sebagai kenang-kenangan dariku untuk sahabat-sahabatku yang (rencananya) dibagikan untuk tiga orang pemenang. Bagi yang berminat mengikutinya, tunggu postinganku sehabis ini yaaaa...

Sssssttttt... Paling akhir ni beneran... Jujur aja ya, aku jadi kepikiran untuk menyelenggarakan sesuatu yang meskipun kecil-kecilan ini, untuk sahabat-sahabat mayaku terkasih;
Inilah efek dari baca buku 5 cm! :D
Itulah 'keajaiban' yang aku rasakan. Emang aku udah berencana ngadain hal seperti ini, tapi untuk nanti-nanti (masih lama bangeeettt). Eh, sekarang jadi berubah *blushing*
Kalo ga percaya, tanya deh Ferdinand, sang admin dj-site :D

*Sori, kavernya lupa diphoto....

Jumat, 01 Juli 2011

CRUSH : a novel by Meutia Halida Khairani | Review



Allysha Al-Farishi, seorang puteri pengusaha minyak yang kaya raya mempunyai seorang kakak bernama Haekal Al-Farishi. Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia sejak Allysha masih kecil.

Sebagaimana kakaknya, Allysha mempunyai kemampuan untuk memanggil guardian yang diturunkan oleh sang ayah. Guardian adalah para pembantu Allysha dari dimensi lain. Jika Allysha memerlukan bantuannya, maka guardian itu muncul ke hadapan Allysha.

Sosok Allysha sebenarnya baik. Namun sayang, ia tidak bisa bergaul dan bersosialisasi dengan orang lain. Itu disebabkan karena Allysha semasa kecil hingga SMU, ia memanggil guru-guru terhebat untuk mengajar di rumahnya, alias home schooling. Itulah sebabnya, di Universitas Amazon ini, Haekal menyuruh Allysha untuk tinggal di asrama agar Allysha memiliki teman, bukan hanya guardian-guardian saja yang menjadi temannya. Di asrama, Haekal melarang keras Allysha agar tidak memanggil guardian. Dari sanalah, ia mengenal sosok Tania yang sakit-sakitan dan Augy yang tomboy dan berantakan.

Allysha memiliki sisi jahat. Itu sebabnya, Haekal menghapus memori di masa kecilnya. Namun seiring waktu, Haekal tetap harus membuka kunci ingatan Allysha, meski resikonya adalah kekuatan dari sisi jahat Allysha akan membangunkan Darre Fifth, TerraGuardian yang bisa menghancurkan pulau-pulau dengan kekuatannya. Mr. Leo dan Ms. Silvi yang akan memanfaatkan sisi jahat Allysha demi kepentingan pribadi mereka. Mr. Leo dan Ms. Silvi adalah mantan pekerja Tuan Al-Farishi, selain Mr. Yayat, Mr. Iqbal, dan Mr. Irham. Mereka juga dibekali kekuatan oleh Tuan Al-Farishi sebelum ia meninggal dunia. Namun Mr. Leo dan Ms. Silvi berhenti menjadi pekerja Al-Farishi dan berkhianat. Mereka memilih menjadi dosen di Universitas Amazon. Pertemuan mendebarkan antara Ms. Silvi dengan Allysha, juga antara Allysha dan Mr. Leo.
Ini pula awal mula pertarungan hebat antara Haekal dan Darre Fifth yang telah berhasil dibangkitkan oleh Mr. Leo dan Ms. Silvi. Sebuah pertarungan yang sengit dan sangat panas mendebarkan. Panjang dan alot. Darre Fifth adalah tingkatan TerraGuardian yang paling tinggi.

***

Sebuah novel fantasi ini dituturkan dengan gaya bahasa seorang Meutia Halida Khairani yang mengalir. Tak ada istilah-istilah asing di novelnya. Penyampaiannya yang membuat penasaran, hingga membuat aku, sebagai pembaca merasakan keinginan untuk membaca dan membacanya terus sampai tamat. Penulis buku ini adalah seorang blogger yang mengelola Meutia's Diary.
Jika ada teman-teman yang berminat dengan novel ini, silakan kunjungi di sini.

Selasa, 14 Juni 2011

iskaruji(dot)com : Mencoba Eksis dengan Keberagaman

Mengetuk pintu iskaruji(dot)com, tidaklah susah. Di sana ada seorang admin yang selalu siap sedia memberikan informasi apa pun juga. Selain tentang blogging dan tutorialnya, ia juga mempercantik rumahnya dengan berbagai berita. Membuat betah dan nyaman dengan gaya yang sederhana.

Pojok cinta, menjadi persinggahan yang sayang jika dilewatkan. Di sana dibahas tentang berbagai suasana di dalam hubungan dua insan yang merajut kasih.

Ada yang membuatku salut dengan blog ini. Bahwa meski usianya belum genap satu tahun, alias baru berusia 6 bulan, tetapi nilai alexanya sungguh ramping. Itu tandanya, pengunjungnya buanyaaakkkk... Tidak seperti blog ini... *jadi ngiriiii hihihi*

Rasanya, pas jika blog ini memiliki motto : Personal | Blogging | Share | Opini, yang mengedepankan keberagaman untuk dinikmati oleh sang tamu yang hadir di sana. Berbagai suguhan membuat betah dan nyaman dengan One Stop Reading-nya, setidaknya buatku :D

Selamat menjelang The First Anniversary buat blog iskaruji(dot)com. Semoga semakin langgeng dengan ke-eksisannya, dan semakin mampu memberi warna lain di dunia perbloggingan.


* Tulisan ini dipersembahkan dariku, untuk berpartisipasi dalam memperingati The 1st Anniversary yang diselenggarakan oleh Iskaruji (dot) Com.

Selasa, 21 Desember 2010

antara cyber dream, myworldwords, dan #30harimenulispuisi

Pertama menemukan kalimat 30 hari menulis puisi, aku tak mengerti. Apakah itu?
Apakah itu sebuah kontes, atau semacam bentuk keinginan pribadi saja; dengan menulis puisi setiap hari selama 30 hari sesuai dengan tema yang telah ditentukan untuk per harinya...?

Beberapa hari aku mencari tahu, dengan pergi ke blog ternaknya Inge di blogdetik, selain cyber dream. Tetapi aku tidak menemukan informasi apapun juga, yang ada hanya postingan puisi-puisi sesuai tema-tema yang telah ada.

Tak berapa lama, datanglah Meutia Halida Khairani pemilik blog Meutia's Diary berkomentar di salah satu postingan puisiku. Tia menyarankan aku untuk ikut dalam #30harimenulispuisi, seperti di Tweeter, katanya. Thanks a lot ya Tia.. :)

Akhirnya aku bertanya pada Inge tentang #30harimenulispuisi. Karena, jujur saja setelah Tia menyarankan aku, aku jadi lebih terdorong dan pengen tahu lebih banyak lagi tentang #30harimenulispuisi dan  ikut di dalamnya.

Setelah aku memperoleh penjelasan dari Inge, maka tak pikir panjang lagi aku langsung ikutan. *karena dari awal aku udah ngebet banget pengen ikutan hihi* Waktu itu sudah memasuki  hari ke 8 yang bertema Mantra. Aku langsung kebut dengan posting 4 puisi dalam satu hari. Hingga tiga hari aku bisa mengejar 'setoran' *emang narik angkot haha* yang waktu itu sudah nyampe ke tema di hari 12 : Hitam Kopi dan Dia. Jadi, dalam 3 hari aku bisa menyamakan posisi dengan sahabat menulis puisi lainnya di Grup #30harimenulispuisi.

Di sini, aku pengen ngucapin ♏◦ά◦ķ◦ä◦ŝ◦ΐ◦ђټ banget atas semua upaya dan gagasan yang telah Inge bentuk. Aku sangat mengapresiasi bentukan ini. Selain sebagai wadah kreativitas karena bisa mengalahkan mood kita di dalam menulis sebuah karya berupa puisi tiap harinya, juga bisa saling sapa antartemen menulispuisi di ajang ini.

Di group #30harimenulispuisi ini ada :
Inge / Cyber Dream sang penggagas dengan Another Side Of Inge - nya, kemudian ada Mba Irma dengan Irmasenja - nya, Chika dengan Cerita Hati Chika - nya, di sini Chika memulai postingan #30harimenulispuisinya dengan tema di hari #16 karena sebelumnya tulisan puisinya ada di Enjoy Your Life - nya. Kemudian juga ada Mba Winny dengan Mywinny - nya, Lia dengan Lia Lovaa - nya, Trie dengan Celoteh - nya, Seiri dengan Annsilva - nya, dan aku.

Semoga ini semua membawa kebaikan bagi kita semua, dan jika masih ada yang ingin ikutan berpartisipasi, silakan menghubungi Inge. Kalau mau menghubungiku di kotak komentar di sini juga boleh. Nanti akan aku forward membershipnya ke Inge.
Berharap, semoga karya-karya di group ini dibukukan, bisa terealisasi. Amin...


* Buat Lia, sori warna di nama linknya beda sendiri.. Udah kadung kaya gitu.. hehe

Senin, 15 November 2010

Om Rame : Blog Rame, Rasa Nano-Nano

Sesuai namanya : RAME. Sejauh yang aku lihat dan aku rasakan, blogger yang satu ini emang rame, bahkan boleh dibilang super rame. Darinya aku mengenal gaya blogging tampar menampar dengan berbagai ragam gaya pula seperti beberapa gaya di dalam berenang. Ada saja istilah untuk menganalogikan dunia perbloggingan, dengan berjuta ide dari isi kepalanya. *heran aku juga, dapet dari mana dia, koq bisa ngambil ide sebanyak itu dalam sehari*

Tak jarang pula, kehadirannya bisa membuat tawa yang meledak-ledak saat aku membaca setiap kontennya, juga pada saat dia hadir untuk memberikan komentar di beberapa blog sahabatnya, termasuk saat berkunjung ke blogku. Ah, sering banget aku senyum-senyum sendiri, bahkan sampai cekikikan dan akhirnya ngakak...!

Tampar menampar menurut versi Om Rame adalah adanya sebuah interaksi yang saling balas membalas. Jadi, pada saat kita mengomentari sebuah postingan, diharapkan akan berlanjut terus sampai semuanya puas untuk saling menampar. Tidak hanya sekali komentar, lalu menghilang begitu saja.

Memang, jujur aku akui bahwa dari sanalah awal dari sebuah komitmen, yang sedikit demi sedikit terbangun dengan sendirinya, dan secara tidak disadari telah menjadi satu kebudayaan dalam rangka memperindah silaturahmi dengan saling support di antara blog satu dengan yang lainnya.

Indahnya kebersamaan, dan indahnya saling support jelas terasa sekali berkat kehadirannya. Aku tak berlebihan, karena aku memang merasakannya seperti itu.

Satu hal lagi yang membuat aku salut adalah, dia sekarang telah menyukai PUISI. Di mana, saat awal aku kenal dengannya, dia mengaku tidak suka dengan tulisan jenis ini. Dia lebih suka membaca postingan yang panjang kali lebar, daripada harus membaca puisi yang hanya dua bait saja. Karena menurutnya, membaca puisi itu memerlukan pemahaman yang sulit dicerna buatnya. Suka nge-blank katanya, kalo baca puisi.

Mmmh... Tapi itu dulu. Tidak untuk sekarang. Karena sekarang, dia juga sudah mulai banyak menulis puisi di blognya...! Keren kan...? Katanya sih, virus puisi ini akhirnya hinggap dan diderita olehnya sejak suka maen ke blogku dan nilla...hihih...*jadi bangga deh aku...bisa PDOD pula*

Yup, itulah seorang blogger yang bernama Om Rame.
Kontennya yang rame bagai rasa dari nano-nano...
Semua jadi satu, tapi tetap memberikan satu ciri khas, dan tak menyebabkan kehilangan pribadinya, meski sisipan puisi telah hadir di sana.

Senin, 23 Agustus 2010

Tropisliving : Blog Kolam Renang Bagi yang Cinta Nusantara

Tropis Living, sesuai namanya, blog ini memaparkan tentang seluk beluk Indonesia. Mulai dari kebudayaannya, adat istiadat, makanan, snack traditional, dan hal-hal unik dan ngetrend lainnya yang ada di negeri tercinta ini.

Dengan gaya bahasa yang santun dan terkesan pendiam, namun kadang ada humor segarnya, blog ini mencoba memaparkannya dalam bentuk Bahasa Inggris, meski sebagian masih berbahasa Indonesia. Namun, usahanya untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia di kancah internasional, jelas tersirat di sana. Atas upaya inilah, aku menulis review ini.
Dengan ngeliat blog ini, perasaan rasa sayangku sama Indonesia semakin bertambah, dan selalu membuatku kangen tentang Indonesia, terlepas dari segala masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh negeri ini...

Blog ini juga kadang nakal, dengan menampilkan sesuatu yang nyleneh. Tengok saja ke sana jika penasaran...hehehe...

Saranku, jika akan bertandang ke sana, siapkan teh manis, pisang goreng atau cemilan lainnya, agar dapat semakin menikmati sajiannya, tentu saja dengan foto-foto uniknya yang dapat dinikmati pula di sana...
See you there....:)

Jumat, 20 Agustus 2010

Blogernas : blog kolam paradigma baru dalam jagat perbloggingan

Pertama kali mengenal istilah "blogger kentut" dari  Blogernas, berawal dari satu pertemuan yang tak sengaja (waktu itu dalam rangka BW-red.). Aku lupa, dari kotak komentar siapa, sehingga aku kemudian terdampar di 'sarang penyamun' ini. Mengapa aku bilang 'sarang penyamun', karena dari sekian banyak pengunjung di blognya,  aku tak menyadari bahwa saat itu hanya akulah seorang kaum hawa yang bertengger di sana sehingga sempat membuat tuan rumah ini tersentak kaget.

Paradigma baru yang diusung oleh si empunya blog ini jelas tergambar dengan bahasanya yang lugas. Semua masalah tetek bengek seputar blogging ditumpahkannya di sana dengan berdasar pada hasil analisa yang dilakukannya. Melalui pemikirannya, dia mendobrak dan membuat terobosan baru dengan racikan-racikan khasnya. Ga ada basa basi di sana, yang ada hanya kejujuran dengan gaya bahasa yang mungkin bisa membuat pembaca mempunyai perasaan yang berbeda saat membaca postingannya.  Ga jarang pula, 'pertempuran' sengit bisa saja terjadi di sana hingga 'berdarah-darah'. Tetapi dibalik itu semua, ketulusannya sungguh bisa dirasakan.

Blogger yang satu ini juga tak pernah berhenti untuk melakukan uji coba atas hasil dari apa yang dibaca, apa yang dirasakan, dan apa yang dianalisanya. Bahkan, demi percobaannya itu, dia mengaku pernah mencuri kata di myworldwords, yang dijadikannya satu postingan untuk tutornya saat itu, dan mengeluarkan pemikiran baru lagi untuk 'mengawinkan' antara puisi dan tutorial. Dia selalu diterkam banyak ide. Memang, idenya selalu menggila. Apapun, bisa jadi ide buatnya yang bisa dijadikan bahan tutornya dengan kata-kata unik dan nyleneh.

Itulah kesanku dan menurutku, dia memang seorang blogger gila, yang karena kegilaannya, dia bisa membuat banyak postingan dalam satu hari, berkat ide gilanya. Harus jujur aku akui, bahwa dialah satu-satunya blogger gila yang pernah kutemui selama ini.

Pesanku jika ada yang mau ke TKP, siapkan mentalnya, dan hati-hati di jalan...hehehe...