Terkurung aku di bantaran beningnya air yang mengalir gemericik ini
Oleh aura senja yang berlabuh perlahan
Menguak tabir hari dengan jingganya yang mempesona
Biru kelabu sedikit terhampar halus di sela-selanya...
Senja,
Kapankah kau tak lagi mempesonakan diriku...?
Kapankah kau tak membuatku terkagum oleh kehadiranmu...?
Kau, selalu dan selalu memberiku kesan untukku
Senja,
Kurunglah aku selalu dalam pelukanmu
Bagai aku mencintai kekasihku; embun pagiku
Aku ingin kau selalu ada untukku
Menemani ambang malamku dengan ronamu
Rona sinarmu yang membias sendu, syahdu mengantarkan sang rembulan dan bintang-bintang
Untuk kupeluk dalam mimpi-mimpi malamku...
#30haripuisi - #Day5 : Senja



