Pagi itu Rico tiba di terminal keberangkatan domestik di bandara itu. Meski masih pagi dan udara belum begitu terasa panas, namun suasana di terminal itu sudah sangat ramai penuh sesak dengan calon penumpang ataupun pengantar dan penjemput, dengan barang bawaan masing-masing yang begitu banyak.
Rico berjalan sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling tempat itu dan ternyata tempat duduk di situ sudah tak bersisa lagi buatnya. Lalu ia langsung melangkahkan kakinya menuju tempat biasa ia menunggu jam keberangkatan. Ya, di terminal keberangkatan internasional itu biasanya lebih lega, tak banyak orang bergerombol, karena itu pasti masih banyak menyisakan bangku kosong buatnya.



