Di tanggal unik tersebut, sepuluh sepuluh sepuluh *triple ten* menjadikannya sebuah tanggal istimewa untuk diingat di dalam event, misalnya untuk acara pernikahan atau pemesanan kelahiran bayi.
Seperti event yang sempet aku kunjungi pada tanggal tersebut adalah Pasar Seni ITB, yang berlokasi di Jl. Ganesha. Penyelenggaraan event 4 tahun sekali ini pun 10 jam (08.00 - 18.00). Orang-orang yang berdatangan seolah air yang mengalir. Sepertinya, semua warga Bandung dan sekitarnya tumplek di event ini. Kelihatannya ada juga lho yang dari Jakarta. Soalnya aku sempet ngeliat Fathir host dari acara Scary Job ini. Cuma liat doang sih..hihihi..
Tema dari acara ini sepertinya bertumpu pada masalah kesenjangan sosial yang ada di negeri ini. Juga kejadian-kejadian yang sedang marak di Indonesia. Adanya karya-karya fotografi yang memotret orang gila, terus ada juga penjualan ijazah sehari untuk tingkat sarjana sampai doktor, dan bisa dibuat hanya sehari saja. Hehehe..ada-ada aja deh... Bisa jadi kenangan untuk acara ini, buat yang ingin mempunyai gelar sarjana atau doktor sekalipun. Untuk gelar sarjana harganya 30 ribu perak, sedangkan gelar doktor harganya 50 ribu perak. Tentu saja ini cuma untuk intermezo aja.. Mungkin ini sebagai ungkapan kritis untuk para pemalsu ijazah. Hehehe..
Juga ada yang baca puisi tentang masalah sosial pula. Ada karya lukisan pula. Ah, pokoknya banyak deh...
Selain itu, ada pula pujaseranya. Alias pusat jajanan serba ada. Mulai dari nasi timbel sebagai makanan khas Jawa Barat, sampai Angkringan Yogya yang serba 4000 perak, juga bakso dan sea food. Tenda kulinernya kayaknya ada sekitar 70-an deh.
Aku juga seneng, bahwa kemaren itu Bandung ga manja. Dia mempersembahkan cuaca terbaiknya. Tapi, jangan tanya macetnya... Kemarin, semua jalan ga ada yang lancar. Mungkin banyak yang nyarang juga ya. Karena kebanyakan event diadakan pada tanggal tersebut. Sampai aku nulis ini, Bandung cerah. Panas tapi dingin sejuk hehehe.. Bingung ga? Ga kan? Semoga...
Hasil-hasil karya lukisan yang dipamerkan
Ini dia yang bacain puisi sambil diiringi gitar juga, tapi bukan puisiku lho yang dibacain :p
Antusias para pengunjung yang tak bisa dihalangi meski panas demikian menyengat
Sekalian wisata kuliner
Pasar psikopat
Ini gerai penjualan ijazah dari Institut Pasar Seni yang didukung oleh Pasar Psikopat















