Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 15 Juni 2011

#indonesiajujur : kesetiaan yang dilecehkan

Miris dengan kejadian yang menimpa dunia pendidikan di Indonesia. Sejak di Sekolah Dasar pun, ternyata sudah diperkenalkan satu hal  instan yang melegalkan pencontekan. Terlepas dari benar atau tidaknya jawaban yang diberikan AL kepada teman-temannya. Namun indikasi seperti ini jelas akan sangat merugikan generasi muda kita. Bukankah sebuah keterpurukan dan keberhasilan sebuah bangsa, bermula dari hal-hal kecil?

Kejujuran di negeri ini rupanya telah lama dimakamkan. Adalah seorang Ibu Siami yang mencoba untuk jujur, hendak membuka sebuah peristiwa apa adanya, malah mendapatkan sanksi sosial yang amat tragis. Bukan menjadikannya sebagai bahan introspeksi untuk pembelajaran diri, untuk  menjadikan pendidikan sebagai sebuah proses yang teramat penting di dalam setiap fase kehidupan seseorang.

Sepertinya harus ada pembenahan di dalam sistem pendidikan di Indonesia, agar kreativitas dan pertumbuhan yang sesunguhnya dari anak-anak dapat terwujud sempurna, sehingga tidak melulu berfokus terhadap sebuah kelulusan yang bisa didapat dengan cara apa pun.

*Jika di antara teman-teman ada yang tergerak untuk mendukung, silakan klik Gerakan Moral #IndonesiaJujur.

Tuhan, Tak Bolehkah Aku Melupakannya?

Jika waktu diputar ke belakang
Aku, memang telah berkali-kali terluka oleh dirimu
Jujur aku berkata padamu, bahwa kamu sudah memarut hatiku oleh sikap dan perkataanmu
Hingga sari patinya harus kuminum sendiri

Aku hanya bisa terdiam dan tersenyum mereguk sari pati hasil parutanmu atas hatiku
Luruh dalam sayatan demi sayatan yang kau buat
Sementara, kau berlenggang penuh kemenangan; telak!
Aku pun bangkit dari tempat dudukku, meninggalkan setiap dimensi yang beraurakan dirimu

Sampai suatu saat, kau terjatuh
Aku menolong dirimu dengan penuh ketulusanku
Aku carikan balsem dan mengoleskannya ke lututmu
Aku tak ingat lagi apa yang pernah kau buat padaku!

Namun, di sisi lainnya sahabat-sahabatku menegurku
"Kamu tidak lebih daripada sekedar seorang jongos!"
"Kamu munafik! Bukankah kamu telah berkali-kali disakiti olehnya? Mengapa kamu harus merendahkan harga dirimu di depannya? Dia, akan semakin menginjak-injak kamu selamanya! Sah-sah saja kamu membantu dia, tapi jangan berlebihan!"
"Aku tadi tidak tega melihatmu. Dia cengengesan, sementara kamu berlutut mengobatinya!"

Semua menyergahku. Lagi-lagi, aku hanya bisa tersenyum.

Tiba di rumah.
Aku larut dalam sebuah kontemplasi dan aku hanya bisa membiarkan air mata ini mengalir menyerukan haruku atas diriku sendiri.
Aku membiarkan kontemplasi ini mengurungku, mengalirkannya menjadi banyak pertanyaan dengan tidak sepatah kata pun aku berusaha mencari jawabnya

Tuhanku satu-satunya,
Tak bolehkah jika aku melupakannya?
Melupakan segala penat dan sakit hatiku terhadapnya?
Menepikan sejenak segenap rasa yang pernah ada demi menolongnya?

Aku sudah menerima hujan berkat yang pilar-pilarnya tak dapat aku hitung dariMu
Tak bolehkah jika aku melupakannya?
Melupakan segala sari pati hasil parutan hatiku sendiri
Yang rasanya kian menambah kepedihanku padanya?

Tuhan, tak bolehkah aku melupakannya?

Dan, aku pun tertidur dalam deraian air mata yang belum sempat mengering...





* Untukmu yang masih berkontemplasi, jangan pernah kau meragukan lagi atas apa yang telah kau lakukan. Jadilah dirimu sendiri dengan keyakinanmu...

Selasa, 14 Juni 2011

iskaruji(dot)com : Mencoba Eksis dengan Keberagaman

Mengetuk pintu iskaruji(dot)com, tidaklah susah. Di sana ada seorang admin yang selalu siap sedia memberikan informasi apa pun juga. Selain tentang blogging dan tutorialnya, ia juga mempercantik rumahnya dengan berbagai berita. Membuat betah dan nyaman dengan gaya yang sederhana.

Pojok cinta, menjadi persinggahan yang sayang jika dilewatkan. Di sana dibahas tentang berbagai suasana di dalam hubungan dua insan yang merajut kasih.

Ada yang membuatku salut dengan blog ini. Bahwa meski usianya belum genap satu tahun, alias baru berusia 6 bulan, tetapi nilai alexanya sungguh ramping. Itu tandanya, pengunjungnya buanyaaakkkk... Tidak seperti blog ini... *jadi ngiriiii hihihi*

Rasanya, pas jika blog ini memiliki motto : Personal | Blogging | Share | Opini, yang mengedepankan keberagaman untuk dinikmati oleh sang tamu yang hadir di sana. Berbagai suguhan membuat betah dan nyaman dengan One Stop Reading-nya, setidaknya buatku :D

Selamat menjelang The First Anniversary buat blog iskaruji(dot)com. Semoga semakin langgeng dengan ke-eksisannya, dan semakin mampu memberi warna lain di dunia perbloggingan.


* Tulisan ini dipersembahkan dariku, untuk berpartisipasi dalam memperingati The 1st Anniversary yang diselenggarakan oleh Iskaruji (dot) Com.

Senin, 13 Juni 2011

Waktu Teramat Polos Untuk Didustakan

Sebuah masa menentukan kebersamaan dan kesendirian
Datang dan pergi dalam musim-musim yang entah sudah berapa ratus kali berganti

Sebuah masa tak mengetahui apapun yang akan terjadi nanti
Ia hanya menggulirkan waktu, yang diantaranya adalah siang dan malam

Waktu, teramat polos untuk didustakan
Ketika kebahagiaan digulirkannya dalam beragam bentuk

Dalam harapan yang berlinangan air mata
Semua seolah indah... penuh sujud syukur...

Apa pun takaran hidup
Akan mencapai puncaknya, ketika salah satu dari kita harus pergi

Sebuah kepergian
Betapapun pedihnya.... Betapapun sakitnya
Atau bahkan ada yang menyambutnya dengan keriuhan tersendiri
Tetaplah sebuah kepergian

Sebuah kepergian
Menuntaskan segenap tugas di bumi

Dan ia tak kan pernah bisa mengubah apa pun
Kecuali hanya doa-doa dari orang-orang terkasih

Sebab, doa adalah abadi 
Di dalamnya bersembunyi kekuatan indah; alami