Tuhanku...
Betapa waktu telah berlalu, dan telah Kau sediakan bagiku berikut suka dan dukaku...
Tuhanku...
Betapa aku bersyukur atas segala yang Kau berikan padaku; aku bangga punya orang tua dan saudara-saudara, dan semua kerabat yang mengasihiku dengan tulus,
bahkan saat-saat yang manis,
saat-saat yang Kau berikan padaku atas kebersamaan yang indah ini...
bahkan saat-saat yang manis,
saat-saat yang Kau berikan padaku atas kebersamaan yang indah ini...
Tuhanku...
Betapa aku tak sanggup menahan air mataku; saat-saat penuh keajaiban bahwa Kau berkenan mempertemukan aku dan dia dalam sebuah keadaan yang sangat alami dan penuh keunikan tersendiri dengan sentuhan rasa yang sangat istimewa di dalamnya...
Tuhanku...
Betapa Kau sangat mengenal wajahku berikut detilnya,
saat dia sanggup membuatku tersenyum bahkan tertawa lebar, terbahak dengan segenap ketulusanku dan ketulusannya,
saat dia sanggup membuat pipiku merona bagai buah tomat yang ranum,
saat dia sanggup menggetarkan seluruh sanubariku di segenap kedalamannya, saat dia sanggup membuatku menangis penuh haru atas perhatian dan kasih sayangnya yang sederhana namun terasa meneduhkan dan bermakna bagiku...
Tuhanku...
Betapa Kau ciptakan wajah yang teramat bening buatnya; senyumnya, keningnya, matanya, alisnya, pipinya, hidungnya, kupingnya, dagunya, rambutnya, jemari tangannya, dan....hingga membuat sosoknya demikian membayang lekat di pelupuk mataku...
Tuhanku...
Betapa hati ini sanggup untuk mencemaskan dia saat harus pergi untuk karyanya, betapa hati ini sanggup merindu bahkan hanya sekedar membaca barisan-barisan huruf darinya dan mendengar suaranya, tawanya...
Tuhanku...
Betapa saat ini aku mengasihi dia dengan berdiri di atas ketulusanku;
tak ada rasa cemburu di sana,
tak ada rasa negatif sedikitpun di sana...
tak ada rasa cemburu di sana,
tak ada rasa negatif sedikitpun di sana...
Tuhanku....
Betapa syahdunya hati ini saat aku mengingatnya,
betapa bangganya aku akan dirinya...
betapa bangganya aku akan dirinya...
Betapa.......
Aahhh..betapa indahnya Kau menciptakan dia untukku...
* embun pagiku...aku menyayangimu di sepanjang musim yang telah disediakanNya bagiku




























