Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 03 Desember 2010

mungkin kamu rindu

Ah, kata rindu...
Selalu tercipta indahnya
Saat segala suasana dapat direngkuh bersama

Ah, kata rindu...
Mengingatkanku pada cinta dari langit bagi sang embun
Tercurah sejuk tulus tanpa diminta
Mengingatkanku pada curah hujan yang cantik dengan desauan angin nan lembut

Rindu...
Mungkin kamu sedang rindu
Pada Tuhan, pada geriap langit dengan bintang-bintangnya

Rindu...
Mungkin kamu sedang rindu
Pada rembulan merah yang tersenyum syahdu
Menjatuhkan sinarnya pada dedaunan bagai helai perak yang berayun-ayun tertiup angin

Rindu...
Apakah nama rindu akan terus bersenandung...?
Rindu pada musim semi, mentari yang cantik, dedaunan yang hijau terang

Rindu...
Pada laut biru, pada sungai bening yang gemericik
Pada air-air yang tenang dan segar
Bila tersapukan pada wajah yang letih ini...

Kamis, 02 Desember 2010

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

Logo Toyota SEO Award 2010
Citra mobil kijang sebagai mobil keluarga ideal terbaik Indonesia dari awal pembuatan dan peluncuran produknya hingga saat ini memang telah teruji dan tidak perlu diragukan lagi. Mulai dari segi suku cadang yang mudah didapat, serta perawatan yang mudah, memang menjadi keunggulan dan keunikan tersendiri yang dimiliki oleh Toyota sebagai produk yang berkualitas dan bersahabat bagi para penggunanya.

Sisi lainnya pula, mobil keluarga ideal terbaik Indonesia ini benar-benar mampu menjawab semua kebutuhan keluarga Indonesia. Bahan bakar yang irit, kenyamanan yang dipersembahkan oleh Toyota, dimana efek suara bising dari luar yang tak terdengar saat berada di dalamnya, selain ruang yang lega dan tempat duduk yang empuk, getaran mesin yang halus, ditunjang dengan guncangan yang hampir tak terasa saat kita menikmati perjalanan dengan mobil yang satu ini. Sejauh perjalanan yang ditempuh, menjadi tak melelahkan dan menjenuhkan, berkat kenyamanan yang dibawanya.

Mobil keluarga ideal terbaik Indonesia ini juga dirancang sedemikian rupa. Mobil ini bisa digunakan oleh berbagai generasi dari berbagai usia. Istilahnya, lintas generasi. Tak terbatas pada kalangan tertentu. Elegan saat harus dikendarai oleh kaum wanita muda maupun tua, juga tampak gagah saat dikemudikan oleh kaum pria muda maupun tua. Sangat universal sekali. Intinya, mobil keluarga ideal terbaik Indonesia ini terlihat apik dan luwes saat dikendarai oleh siapapun juga, mulai dari kakek, ayah, ibu, kakak, adik, om, atau tante.

Tak salah jika sampai hari ini, detik ini, pilihan mobil keluarga ideal terbaik Indonesia ini jatuh pada produk-produk  Toyota Kijang, tak ada yang lain dan bukan hanya sebatas slogan saja. Berbagai seri telah diluncurkan dengan berbagai keistimewaannya pula. Tak ada satupun yang disebut produk gagal dalam setiap peuluncurannya. Keistimewaan itulah yang menjadi salah satu ciri dari keunggulan Toyota dalam menciptakan setiap produknya. Bahkan, harga bisa lebih stabil, malah cenderung meningkat.

Maka sangatlah wajar dan layak, jika selama ini citra Toyota Kijang adalah sebagai mobil keluarga ideal terbaik Indonesia. Karena mobil keluarga ideal terbaik Indonesia ini tercipta memang khusus dipersembahkan bagi keluarga Indonesia. Persembahan yang amat cantik dan tangguh dari  Toyota bagi Indonesia.

Tertunduk : Saat Kata Monarki Terucap

Aku tertunduk lemah dan enggan berkata apapun juga
Saat mendengar Ngayogyakarta Hadiningrat digugat keistimewaannya

Aku memang bukan siapa-siapa
Apalagi seorang bangsawan dari trah Mataram
Aku juga bukan ahli, bukan pakar dari sebuah ilmu

Aku hanya rakyat biasa yang tak mengerti dunia ini, 
Yang hanya bisa berusaha untuk mensyukuri hal-hal kecil yang terjadi di depanku
Yang hanya mengerti bahwa hidup itu penuh perjuangan
Bekerja dari pagi hingga petang
Memaparkan cinta yang mengejawantah dariku bagi dunia; setidaknya bagi dunia sekitarku, di mana aku bernaung di dalamnya

Monarki...
Apa itu monarki...?
Aku tak bisa jelas mengertinya
Mengapa satu kata monarki menjadi satu kata yang marak saat ini...???
Untuk apa dia ada dan menyertai Yogyakarta tercinta?
Mengapa saat dahulu kala kata monarki tak pernah terdengungkan untuk Yogyakartaku...?
Mengapa saat Merapiku menghentikan semburannya, baru terucap gugatan itu...?

Sabda Pandita Ratu; Tahta Untuk Rakyat...
Itulah yang kutahu sejak dulu dari Yogyakartaku...

Katamu, bahwa ucapanmu itu telah membuat rakyat Yogyakarta salah mengerti, miss communications, salah paham, atau apalah itu namanya...
Tidakkah kau tahu, bahwa ucapanmu itu telah melukai hati Yogyakarta...?
Kau lukai Yogyakarta hanya dengan satu kata yang meluncur dari mulutmu...!
Justru dari perkataanmu itulah Yogyakarta itu disebut istimewa

Aku hanya tahu bahwa sejarah tak bisa direkayasa, tak bisa diulang kembali...
Itulah salah satu bentuk kekayaan Indonesiaku yang wajib dilestarikan

Demokrasi...
Apa itu demokrasi...?
Aku hanya tahu bahwa pemilihan yang dikembalikan kepada rakyat, itu yang disebut demokrasi...
Sebuah pemilihan yang belum tentu juga jujur, belum tentu juga membawa kebahagiaan bagi rakyat
Belum tentu juga bersih dari yang katanya money laundring...!
Memaparkan berbagai janji dan program yang bertebaran indah sesaat sebelum pemilihan...
Tak peduli nantinya akan terpenuhi atau tidak
Tak jarang pula demokrasi malah membawa petaka, saat seorang kecewa akan hasilnya...
Tulisanku ini merupakan salah satu wujud dari demokrasi...
Inilah makna demokrasi yang kutahu...

Semakin letih aku melangkah...
Semakin gontai membawa tubuhku
Aku semakin tertunduk dan sedih
Memikirkan kebingunganku tentang negeriku tersayang ini
Akankah berlaku kembali warisan penjajahan ini; devide et impera...?
Persatuan yang kokoh selama ini; yang dibangun dengan susah payah ternyata bisa hancur dengan sikap ini; melalui kalimat yang sepertinya bukan keluar dari mulut seorang pemimpin

Tak ada ayoman bagi rakyat seluruhnya
Malah melukai hati rakyat di dalam bagiannya sendiri
Referendum menjadi sebuah kata indah sebagai reaksi dari ucapanmu
Itukah yang kau mau...?

Tertunduk... Pening, gundah...
Aku hanya bisa memandang bumi semakin dalam dan dalam lagi
Tak bisa kunikmati pantulan langit di atasnya
Hanya ada gelap dan pekat menyelubungi dan setia menyertai langkah...!


* Jika boleh aku meminta, biarkanlah Yogyakarta dengan keistimewaannya, termasuk sejarah yang terpendam di sana.. Menjaga dan merawatnya, melestarikan dengan ketulusan dan senyum yang terindah.. Masih banyak urusan lain yang urgent yang harus ditangani..

Rabu, 01 Desember 2010

awal hari di akhir tahun

Tanpa terasa jejak-jejak langkah di sepanjang tahun ini akan berlalu dalam pandangan
Tak mengurangi pemandangan, namun itulah hasil dari pembelajaran dari setiap kejadian-kejadian yang telah terlalui

Ada kecewa
Ada marah
Ada bahagia

Ada gagal
Ada sukses
Ada ujian

Ada pertemuan
Ada perpisahan

Ada bencana
Ada kebersamaan

Semua terjadi bukan tanpa maksud
Tuhan akan masih tetap dan tetap mengasihi umatNya
Hingga akhir nanti
Karena, DIA tak bisa memungkiri diriNya sendiri...



* Semoga kita bisa selalu bersyukur dan menempatkan diri kita dalam posisi yang memang layak bagi kita...
Belajar dari setiap hikmah yang dapat diambil...
Desember, aku akan tapaki dirimu dengan penuh kesan
Tak kan pernah ada yang bisa menghalangiku untuk mencintaimu...
Ceriamu akan selalu tertanam di hati...

** Entri ini terinspirasi oleh Mbak TriZ... Terima kasih ya mba..udah ngasi aku inspirasi, hingga bisa menjadi bait-bait puisi di atas. I love you, mba..:)