Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label SMP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 September 2010

ANAK SMP dan Roket Air : Jawa Barat Belum Punya Wakil dari Tingkat SMP

Lomba roket air se-Jawa Barat yang diselenggarakan di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 31 Juli 2010 lalu.

Lomba yang diikuti 46 peserta dengan peserta terjauh dari SMP Madania Parung, Bogor.
Adapun sebagai juaranya adalah:

1. Gregorio Eben Hezer dari SMP Taruna Bakti Bandung
2. Cristanto Yosua dari SMPK Yahya Bandung
3. M. Wildan Ramdhani dari SMP Muhammadiyah, Kabupaten Bandung

Syaiful Ardiansyah, Pelaksana Harian Yayasan Parahyangan Satya mengatakan bahwa menurut informasi dari Pusat Peragaan Iptek, Jabar hingga kini belum pernah mengirimkan wakil dari kalangan Anak SMP. Kegiatan ini diharapkan bisa mengatasi hal tersebut untuk mengikuti Kejuaraan Roket Air Nasional kategori pelajar SMP. Padahal, kejuaraan roket air ini sudah digelar setidaknya sejak 2006.

Lomba tingkat Jabar diharapkan bisa menyaring perwakilan untuk berlaga di tingkat nasional. Pihaknya berencana akan memberikan bantuan akomodasi bagi peserta bila nanti berlaga di perlombaan tingkat nasional.

Menurut Asisten Kepala Dinas Pendidikan Jabar Abur Mustikawanto, Disdik memiliki banyak program yang harus diselenggarakan sehingga belum bisa mengakomodasi seluruh kegiatan bagi seluruh pelajar tingkat SMP. Dengan inisiatif dari pengembang Kota Baru Parahyangan, pihaknya juga mengusulkan agar pihak pengembang bisa membantu program Disdik yang lain, seperti mengoptimalkan pemanfaatan gaya elektrostatis untuk kebutuhan sehari-hari.

Roket air dibuat dari bahan sederhana yang bisa ditemukan sehari-hari.
Bahan dasarnya adalah botol plastik bekas air mineral kapasitas 1,5 liter, ditambah lembaran plastik untuk sayap serta lilin mainan untuk moncong sekaligus pemberat di ujung roket.
Setelah diisi air, roket tersebut dipompa dengan udara dan termampatkan di dalam roket. Begitu katup dalam roket dibuka melalui pemicu, air terdorong keluar dan otomatis mendorong roket melompat ke udara.

Umumnya roket air bisa meluncur hingga 100 meter, tetapi dalam lomba itu hanya diperkenankan sampai 60 meter. Juara ditentukan berdasarkan jarak antara lokasi jatuhnya roket dan target.

Peserta dari SMP Al Azhar Syifa Budi Kota Baru Parahyangan, Bayu Satya Prawira, mengungkapkan, ini merupakan kesempatan pertamanya ikut serta dalam lomba roket air. Dia menemukan keasyikan dalam meluncurkan roket dan berusaha mencapai target yang ditentukan panitia.
Meskipun baru belajar mengenai roket air sehari sebelumnya, Bayu sudah memahami dasarnya, seperti sayap harus lurus agar laju roket tidak melenceng.



* sumber diambil dari Harian Kompas edisi Senin, 2 Agustus 2010.

** dalam rangka SEO Positif.

Rabu, 01 September 2010

ANAK SMP suatu ketika

Berbekal keberanian dan kesupelannya, Agnes, anak SMP Jetis, Bantul Yogyakarta ini kemudian ditunjuk oleh gurunya untuk menjadi pemimpin teman-temannya dalam senam pagi hari itu.

Waktu itu Agnes duduk di kelas 2 SMP. Berawal dari sanalah, ia kemudian diutus oleh guru olah raganya untuk mengikuti sebuah Lomba Senam Se-DIY, dengan beranggotakan 20 orang, termasuk Agnes di dalamnya.

Sudah bisa ditebak, bahwa ia sanggup membuat seluruh anggotanya rapi dan kompak di dalam gerakan senamnya, sehingga mereka masuk dalam kriteria penilaian para juri, dan dinyatakan sebagai juara pertama untuk lomba itu.

Bahagia, haru, dan bangga demikian tergurat jelas di wajahnya. Ia telah sukses menjadi seorang komandan, sehingga membawa nama almamaternya melambung tinggi hingga semriwing harumnya. Meski penghargaan untuk sang juara tidaklah hebat, namun pada masa itu, dengan bisa menjadi juara juga sudah merupakan prestasi yang luar biasa.

Kini masa itu telah lama berlalu. Namun setidaknya kenangan akan prestasinya pada masa itu masih jelas terkenang hingga kini. Ia seorang ibu rumah tangga biasa dan sudah memiliki seorang puteri yang sudah dewasa pula.


* Tulisan ini untuk mendukung gerakan SEO positif.

Minggu, 22 Agustus 2010

ANAK SMP : dari masa ke masa

Pergeseran jaman tentunya mempengaruhi gaya hidup tiap pribadi pada masanya.

Dulu anak SMP apalagi yang berdomisili di kampung-kampung, mereka pergi ke sekolah dengan tanpa alas kaki dan bahkan mungkin belum ada seragam. Namun tekadnya untuk belajar tak pernah surut.


Tak ada penerangan listrik; hanya ada dian atau lentera, atau teplok, atau petromax. Tapi lagi-lagi, semangat belajarnya tetap kenceng.

Beda dengan sekarang, kemajuan jaman yang tak bisa terelakkan lagi; salah satunya internet sudah menjadi sesuatu yang tidak aneh. Bisa browsing dan mencari pengetahuan seluas-luasnya, selain yang didapat di bangku sekolah.

Ciri khas anak SMP pada masa lampau, tentu berbeda dengan ciri khas anak SMP di masa sekarang. Itu semua disebabkan oleh tingkat kesulitan yang dialami anak-anak SMP dari masa ke masa.

Tentunya, tantangan dari jaman ke jaman juga berbeda. Karena era globalisasi, semuanya bisa merambah masuk ke setiap pelosok negeri. Oleh karenanya, tantangan sekarang yang lebih berat adalah menjaga mereka, agar tak sampai menyentuh hal-hal buruk yang tidak diinginkan.

Menjaga mereka sekaligus menjadi sahabatnya. Orang tua juga harus mengetahui bahasa-bahasa gaul mereka, agar kita tetap mengetahui apa yang mereka bicarakan.

Semoga usaha kita dalam membina anak-anak kita yang masih belia ini senantiasa penuh kasih sayang dan cinta kasih. Agar mereka tetap tumbuh berkembang dengan serinya yang tak kan pernah kunjung padam.


* tulisan ini mendukung gerakan SEO positif tentang anak SMP...

Sabtu, 21 Agustus 2010

ANAK SMP: masa pencarian jati diri

Kisah seorang anak SMP yang merasa selalu disakiti, dipermalukan, disepelekan keberadaannya, dan selalu merasa terdzolimi oleh lingkungan yang membesarkannya.

Rabu, 18 Agustus 2010

SMP

Anak-anak berseragam putih biru, dengan badge kuning di depan sebelah kiri bertuliskan OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah. Sekolah Menengah Pertama.

Merekalah yang akan mengenyam pendidikan selama tiga tahun, mulai dari kelas 7 dan berakhir bila berhasil menyelesaikan hingga lulus di kelas 9.

Merekalah masa depan bangsa yang generasinya harus kita jaga dengan segenap hati, segenap pikiran, segenap budi, dan segenap kasih sayang kita.

Merekalah matahari cerah bagi perbaikan negara tercinta ini. Di tangan merekalah segala pembangunan dan hiruk pikuk bangsa akan terolah.

Maafkan kami, yang selama ini  mungkin tak begitu mempedulikanmu; pengerusakan di segala elemen yang nantinya haruslah kau perbaiki dari segala sisi pula.

Berjuang dan berjuanglah... 
Tinggalkan yang buruk, dan kejarlah kebenaran yang hakiki...!



* tulisan ini ada, berkat special request dari Bang Atta, demi berpartisipasi untuk internet yang sehat dan mendukung manajemenemosi.blogspot.com dalam menaikkan khusus untuk keyword SMP yang berarti positif di mesin pencari google. 
Pengecekan pada hari Sabtu, 14 Agustus 2010 jam 13.00 pada halaman pertama google.co.id ternyata masih terdapat 2 blog yang berisi keyword "SMP" yang tidak senonoh, dan link menjuju video smp yang tidak senonoh.
Jika ada temen-temen yang mau ikut berpartisipasi, silakan... dan dengan disesuaikan keinginan temen-temen...terima kasih...