Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 04 Januari 2012

Indonesiaku, Negeri Sandal Japit?

Duh, Gusti...
Ada apa lagi dengan Indonesiaku?
Belum kelar masalah lalu, sudah lahir kembali masalah baru
Hanya karena sepasang sandal milik anggota polri yang rahib
Belum lagi masalah kecil lainnya yang dibuat menjadi besar!

Duh, Gusti....
Mohon ijinkan aku untuk selalu melihat indah dan eloknya Indonesiaku
Meski semakin hari, kulihat Indonesiaku semakin renta, compang-camping seolah tanpa makna
Hanya bergulir sedikit saja senyum, kemudian air mata datang kian deras

Duh, Gustiku...
Aku ingin tetap mencintai Indonesiaku apa pun, dan bagaimanapun bentuknya
Aku ingin senantiasa bernafas di dalam semestanya
Melanjutkan karya-karyaku yang masih tersisa...

Dan, di atas semuanya, semoga Engkau berkenan

6 komentar:

aryadevi sudut kelas mengatakan... [Reply Comment]

yep...memang yang tidak pantas dipantaskan oleh mereka...banyak yg sudah ngomong bahwa hukum seperti pisau dapur, tajam disisi bawah tapi tumpul untuk sisi atasnya......

Iskaruji dot com mengatakan... [Reply Comment]

Seandainya saja pelaksana hukum itu adil, tentunya tidak akan ada lagi hal seperti ini..moga kedepannya tidak lagi...happy blogging

Fajar mengatakan... [Reply Comment]

itulah..indonesia..saat ini..

Tetap Abi Sabila mengatakan... [Reply Comment]

Sepertinya ada beberapa pihak yang senang membesar-besarkan masalah kecil, dan suka mengecilkan masalah yang sebenarnya besar. Tahun sudah berganti, seharusnya Indonesia lebih baik lagi. Semoga...

Meutia Halida Khairani mengatakan... [Reply Comment]

seperti cerpen yg di tulis dalam format puisi mbak.. emang heboh bener deh ni kasus sendal polri.. btw, mbak pernah mau ngobrol sama saya ttg menerbitkan buku kan? maaf kemaren waktu di telp saya sibuk. kalo mau kita email2 aja. ntar kalo saya ngga sibuk, saya aja yg nelpon :D

deeahzone mengatakan... [Reply Comment]

Penjara bukanlah tempat bagi anak..miris sekali dengan aksi sandal jepit. Semoga hukum di Indonesia bisa direformasi..sehingga kebenaran bagi rakyat kecil bukanlah mimpi semata.

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]