Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 20 Oktober 2011

Keberadaan Paranormal Ilmu Putih

Terkadang, aku merasakan sesuatu yang aneh saat mendengar orang-orang menghakimi paranormal. Kebanyakan orang berpendapat bahwa meminta tolong kepada paranormal adalah perbuatan yang tidak terpuji.
Lalu pertanyaan yang timbul dalam benakku adalah bagaimana saat kita meminta tolong pada dokter, saat kita datang padanya? Sama saja kan? Intinya adalah meminta pertolongan. Lalu dimana letak ke-tidak terpujiannya saat meminta pertolongan kepada seorang paranormal? Bahkan banyak dari kita yang selalu bilang, “Tuh, ke dokter itu aja. Sembuh lho...” Jika ditilik lagi, siapakah yang menyembuhkan? Bukan dokter itu kan? Yang menyembuhkan adalah Tuhan, melalui dokter itu.

Saat kita sakit; rohani atau jasmani. Apakah cukup dengan berdoa saja? Tentu tidak. Berdoa adalah jalan untuk ‘merayu’ Tuhan untuk menyembuhkan penyakit kita. Apakah langsung bisa sembuh? Tentu tidak juga. Kita punya sesama, yang pastinya dipersiapkan Tuhan untuk menolong kita yang sakit.

Paranormal juga manusia. Ia manusia biasa yang diperkenankan Tuhan untuk membantu sesamanya. Makanya ia sangatlah jarang. Aku bilang jarang, karena paranormal yang sungguh-sungguh menolong itu sangat sedikit. Ciri-cirinya adalah ia akan menolak pemberian dari orang yang ditolongnya. Kemudian tidak menggunakan syarat-syarat apa pun dalam menolong sesamanya. Biasanya hanya cukup dengan air putih saja, sebagai media untuk menyampaikan doa-doa permohonannya.

Dunia ini terlalu banyak dimensinya. Menurutku, menjadi paranormal adalah panggilan hidupnya. Sama seperti kita menjalani panggilan hidup kita masing-masing. Ada yang jadi pedagang, pegawai kantoran, guru, cleaning service, dan lain-lain. Menyadari bahwa kehadiran paranormal bukan menjadi keinginannya. Mungkin jika ia harus memilih, ia akan memilih menjadi orang awam saja, yang tak diberi kelebihan, yang tidak menuai kontroversi. Tak jarang, daya linuwih itu telah ada sejak lahir, dan dia tak bisa menolak. Jika kita meremehkan orang-orang demikian. Sama dong artinya bahwa kita meremehkan daya yang sudah Tuhan berikan pada orang-orang pilihanNya. Segala ilmu pengetahuan telah Tuhan berikan kepada manusia. Asalkan manusia mampu mengupasnya, mampu mengkajinya. Demi kebahagiaan umat manusia itu sendiri. Ga usah kita terlalu antipati mendengar kata paranormal. Tuhan menciptakan dia pasti ada maksudnya. Kita hanya tak boleh menyembahnya. Mendewakannya. Bukankah Tuhan itu birokrat juga? Saat DIA ingin memberikan wahyuNya, DIA tak langsung memberikan ayat-ayatNya untuk manusia. Melainkan DIA memberikannya terlebih dahulu kepada malaikat untuk menyampaikannya kepada manusia, melalui Nabi. Demikian juga dalam hubungan kita denganNya. Selalu ada perantara dari Tuhan untuk menyelamatkan kita. Untuk membahagiakan kita. Di dalam haditsnya, Nabi juga pernah menganjurkan kepada para sahabatnya untuk meminta doa kepada seseorang yang sungguh menghormati dan membaktikan seluruh hidupnya kepada orang tuanya; yang disebut Manusia Langit.

Yuk, kita buka lebih lebar lagi jendelanya wawasan kita. Bahwa dunia ini terciptakan dengan berbagai bidang dan dimensinya, yang bahkan kita sendiri seringnya tidak bisa menjangkaunya dengan akal pikiran kita yang serba terbatas ini. Untuk sakit fisik, kita ke dokter. Untuk persantetan, masa iya kita pergi ke dokter juga?




* Tulisan ini ada, bukan berarti aku adalah seorang paranormal. Aku hanya sedang menempatkan diriku, seandainya aku menjadi seorang paranormal. Sedih banget pasti. Tulisan ini mungkin bisa mewakili perasaan paranormal putih, siapapun dia yang selalu tidak dianggap keberadaannya, demi gengsi kemodernan. Mengedepankan akal dan pikirannya, logika. Sehingga apapun diperlakukan dengan logika. Menutup mata bahwa di dunia ini, selain logika, tak ada lagi yang lainnya.

4 komentar:

Iskaruji dot com mengatakan... [Reply Comment]

Miris memang, bangsa kita yang terkenal dengan budaya ketimurannya semakin hari semakin menipis dan mungkin akan hilang dimakan perkembangan jaman. Hal yang positif manakala ini dibarengi dengan pengetahuan dan wawasan. Sayangnya tidak, kita lebih sering bertaklik buta kepada rata-rata bukan rasa.

Rata-rata orang akan menghakimi faranormal dengan kasar saat terjadi malpraktik. Tapi belum terdengar ada dokter yang digeruduk massa saat malpraktik walau dampaknya gak jauh beda..Hal ini terjadi karena panutan rata-rata akibat penggerusan iman. iman ynag mewajibkan kita untuk percaya kepada sesuatu yang 'Ghaib"..

Solusi:
Yuk mari kita tingkatkan nilai dan martabat kemanusiaan kita. Jgn rampas nilai dan martabat binatang saat menyelesaikan masalah. Takutnay binatang juga merebut nilai kemanusiaan kita..Malu khan?...hehe..happy blogging!

Fulcanelli Cathar II mengatakan... [Reply Comment]

Hanya orang yg gak belajar sejarah, yg suka menghakimi, my flower!

Kamu apa kabar? pernah ke paranormal?
hehehehehehe... paranormal itu, zaman dulu disebut Cathar, kemudian Alkemis, kemudian penyihir, sekarang disebut dukun. Mereka sama saja, orang2 dalam dunia modern sama seperti mereka yang kuliah IPA, FISIKA, KIMIA, DAN BIOLOGI

ketty husnia mengatakan... [Reply Comment]

ikut menyetujiu sambil angguk2 kepala..
selamat malam Mbak :)

NURA mengatakan... [Reply Comment]

ass
baru tahu ada paranormal putih.
seandainya mba Win jadi paranormalnya
saya mau mba diramal.

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]