Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 04 Oktober 2011

Mirisku

Aku menikahi seorang pemuda yang menurutku ganteng. Orang tuanya lumayan tersohor, karena kekayaannya. Sebelum aku memilih Roni jadi suamiku, ada satu cinta yang dibawa seorang Asep. Namun aku tak pernah mempedulikannya. Mungkin, waktu itu aku termasuk cewek matre. Entahlah. Yang pasti cinta Roni begitu membiusku. Aku benar-benar terlena dibuatnya.

Dua tahun aku berumah tangga dengan Roni. Tapi tak pernah ada kata bahagia dalam hidupku. Apa yang aku impikan dalam hidup berumah tangga nyatanya sia-sia. Kandas entah kemana. Siksaan fisik sering aku hadapi. Tak peduli malam, tak peduli siang. Jika ia ingin mengabuse-ku, dia harus melakukannya. Hingga aku mengajukan perceraian ke pengadilan agama karena aku sudah tak kuat menahan 'serangannya', kami belum dikaruniai seorang anak. Dan aku sangat mensyukurinya.

Bercerai sepertinya menjadi kata terindah buatku. Aku benar-benar merasakan kebebasan yang sangat luar biasa. Meski terkadang, mantan suamiku masih meneror aku. Tapi sejauh ini aku bisa menghadapinya.

Di lokalisasi.
Kuhisap sebatang rokok mild. Dalam dan kuat. Aku menikmati setiap kepulan asap yang keluar dari mulut dan hidungku. Terasa melayang dan ringan. Aku memandang aktivitas sekitarku di antara nikmatnya rokok yang tinggal separuh. Lamat-lamat kulihat mami bersama seorang pria. Mereka berjalan ke arahku, dan aku sedikit terlonjak. Mami ternyata berjalan bersama mantan suamiku! Aku menajamkan pengelihatanku. Benar. Ia mantan suamiku! Dan ia yang akan memakaiku malam ini....



*sepotong cerita ini semoga bisa jadi novel...bagus ga...? hehehe... tolong masukannya yaaa... :D
makasiiiiihh teman-temanku tersayang... :)

8 komentar:

Obrolan Blogger.com mengatakan... [Reply Comment]

hm..ironi, pastinya dia tetep akan lakukan aktivitas itu walo fikiran dan angannya melayang tau kemana.

Lia_Lovaa mengatakan... [Reply Comment]

ceritanya bagus, aku bener2 seperti ikut keseret dalam alur ceritanya, pokoknya keren banget deh..semangat,,semoga sukses buat novelnya

Sadako Kenzhi mengatakan... [Reply Comment]

bagus mbak, lanjutannya mana ya?

bunggsu mengatakan... [Reply Comment]

wach keren,,, sunnguh terharu aku mendegarnya ( eh salah membacanya maksud q)

Iskaruji dot com mengatakan... [Reply Comment]

waw..Mbak...gak kebayang gimana bentuk dan alur ceritanya nanti hingga seperti sepotong kisah diatas... Membayangkan alur cerita, "memulai dengan kebahagiaan, mendapati tengahnya penuh onak dan duri serta rintangan yang pada akhirnya kembali ke titik semula, bahagia.."...Dan sepenggal keadaan diatas adalah salah satu bagian tengahnya khan?...Nice post and happy blogging!

Elsa mengatakan... [Reply Comment]

bagus banget Mbak....
klimaksnya bagus banget tuh, bertemu mantan suami sebagai klien. pasti banyak rasa di dalamnya....
konflik batin antara si istri dan suami nya bisa di eksplore lebih jauh lagi

narti mengatakan... [Reply Comment]

kayaknya bakal jadi cerita yg panjang tuh mba
lanjutkan mba, ada sisi negatif positifnya.

Senja Di Batas Cakrawala mengatakan... [Reply Comment]

siiip mbak, ayoo lanjut, ditunggu terbitnya :)

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]