Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 17 Januari 2011

Beningku

Beningku sewarna rinduku
Yang melayang mengiringi angin yang berhembus di empat penjuru bumi
Menerawangkan segenap senyum tulus di bibirmu
Merebak mengecup dedaunan cintaku, untuk kusapa dalam setiap mimpiku

Beningku sewarna air mataku
Yang mengalir memenuhi bejana kepasrahan dan kepedihanku
Membuyarkan rindu yang sempat terekam di dalamnya
Menggamit sukma dalam cinta sedepa

Langitku...
Benarkah beningku ini adalah warna cintaku...?
Yang menguap dan terbang bersama angin, menghiasi awan-awanmu...
Benarkah beningku ini adalah warna rinduku...?
Yang diturunkan kembali dalam percikan-percikan kesejukan di dedaunan dan rerumputan dalam sebuah pagi penuh seri...

Langitku,
Aku ingin senantiasa mengabadikan keindahan sosoknya dalam rupa yang paling sederhana
Saat dia berbisik mesra sebelum aku terlelap
Saat dia mengecup bibirku penuh kelembutan
Saat dia menebarkan doa-doanya bagiku

Langitku,
Warna beningku ingin kupersembahkan padanya
Sebagai bening cintaku pada keikhlasannya mengasihiku, menyayangiku, dan mendengarkanku
Biarlah rindu dan cintaku ini tak seindah warna pelangi
Namun ia akan tetap cantik seindah kristal bening melingkupi kasihnya padaku
Karena bening itulah tahta dari cintaku dalam jarak yang membelah kau dan aku...






#30harimenulispuisi-Vol.2 - #Day1 : Warna

10 komentar:

Fajar mengatakan... [Reply Comment]

semoga bening itu..merupakan cinta..sejati....

ianz mengatakan... [Reply Comment]

puisinya bening bangeeet........... :)

dee mengatakan... [Reply Comment]

Puisi-puisis Indah disini! Nice Mb"

Noor's blog (inside of me ) mengatakan... [Reply Comment]

Beningnya cinta adalah cinta yang dipenuhi ketulusan hati dan tak ternoda....

neng rara mengatakan... [Reply Comment]

assalamulaikum..
kunjungan yang terlambat, mhn maaf.puisi yang indah dan saya menyukainya, seperti warna pink yang bertebaran di blog ini.
thanks mbak..
salam

Mood mengatakan... [Reply Comment]

Tentang kisah yang bening ini.
semoga angin membawa kabar tuk yang disana.
Eh, siapa sih dia yang jauh disana ?

Salam.. .

Agung A. Kusuma mengatakan... [Reply Comment]

puisinya bagus..
menyentuh hati..
:)

aryadevi sudut kelas mengatakan... [Reply Comment]

kalau langit sebagai acuan maka semua akan terlampiaskan..tanpa beban karena langit sebagai penerima segala..menampung semua....

chikarei mengatakan... [Reply Comment]

bening apakah berwarna??
sukses mba untuk 30hari menulispuisi selanjutnya ini^^

chika kemarin mau ikutan tp ktanya dah penuh
gx bisa dehhh

Lone Fighter mengatakan... [Reply Comment]

semoga waktu mnjaga beningmu...

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]