Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 15 Januari 2011

ketika Tuhan berkata TIDAK

Saat senja bergulir dan menyerah pada sang malam, beranjak dari hening ke sunyi
Saat doa-doa terucap manis penuh kelembutan dan pengharapan
Larut dalam suasana lengang
Hingga memasuki tabir bakal semburat cahaya

Terpekur menatap ke dalam diri dan jiwa
Terpekur pada doa-doa yang telah terlantunkan
Terbang bersama angin dari segala penjuru
Menengadah, menanti taburan pintaku pada Sang Maha Gaib

Segenap titian waktu berlalu dalam detik-detiknya
Namun, tak kunjung jua taburan itu menyentuhku
Sedih, pedih, kecewa, dan marah padaNya
Larut sesaat dalam gelombang rasa yang kian mencuat

Kembali kontemplasiku berbicara lirih
Bahwa aku tak boleh marah padaNya
Marah pada Sang Sumber Hidup sama dengan mencari mati, meski jantung masih berdegup...!

Aku luruh, bertelut meminta ampunan padaNya
Kuurai air mata untuk mengejawantahkannya
Biarlah Tuhan tak menaburi segala pintaku
Karena kini aku telah mengerti, jika Tuhan telah berkata TIDAK untukku dan memberi yang terbaik menurut versiNya...





* Tuhan selalu mendengarkan seluruh doa-doa kita dan menjawabnya, meski dengan kata TIDAK...
Semoga Tuhan berkenan membantu kita untuk memahamiNya, selalu dan selamanya... Amin

3 komentar:

Adit Mahameru mengatakan... [Reply Comment]

Ada idiom, Ketika kita tak lulus ujian, jangan salahkan pertanyaannya, tapi salahkan jawaban kita...hmmm...sama...jgn salahkan Tuhan dgn hal apapun, karena kita jugalah yang tak mau mengerti aturanNya...amin

Winny Widyawati mengatakan... [Reply Comment]

Rahasia Tuhan tak bisa kita mengerti, yang terlihat baik belum tentu demikian adanya. Yang terlihat buruk bisa jadi sebaliknya. Adalah kewajiban kita hanya mencari hikmahnya.

Puisi yg inspiratif mbak :)

Lone Fighter mengatakan... [Reply Comment]

Ya, Than hanya memberi apa yg kita butuhkan. jd jgn mrh kalo sesekali Tuhan bkata tidak...

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]