Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 24 Januari 2011

Semarak Warna

Rembang petang ini seolah ikut melukiskan senyummu
Bertahta di semburatnya senja yang masih tersisa
Menemani malam yang kian merenggutnya

Tampak warnaku dan warnamu, memeluk jarak yang kian menganga
Semaraknya tak kan pernah pudar
Untuk mengikat batin kita

Hingga saat aku harus menatap lekat punggungmu, yang perlahan hilang tertelan kabutnya gelap,
Semarak warna itu tetap menjadi aurora kita


#Rev.Warna

6 komentar:

Winny Widyawati mengatakan... [Reply Comment]

Puisi yg optimis, walau ada aroma perpisahan namun tetap terasa hangat :)

NIce share mbak :)

Djangan Pakies mengatakan... [Reply Comment]

met siang Mbak Diana, hhh luama pol ndak kemari makin manteb saja puisinya.
"warnaku .. warnamu ... memeluk jarak yang kian menganga ..."
aku tertegun ketika membaca rangkaian kata indah yang penuh makna. dan salutnya masih tetap dalam sebuah kesetiaan

Langit mengatakan... [Reply Comment]

Bertahta dengan mahkota jingga, itulah senja, hmmmm, semarak warna senja yang mempesona

:)

aryadevi sudut kelas mengatakan... [Reply Comment]

semarak warna ...serumpama...banyak teman dan gaya..hidup semakin bermakna..

Sukadi Brotoadmojo mengatakan... [Reply Comment]

Dalam warna indah, membiaskan pelangi, untuk jiwa yang mencinta.. :)

Lone Fighter mengatakan... [Reply Comment]

semarak warna,seperti hati ini yg sedang tak terdefenisi. dapatkah kau katakan padaku, adakah pelangi yang melengkung di balik mendung ini?

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]