Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 02 Januari 2011

ENTAH

Petir itu menyambar pepohonan tua yang dijangkaunya
Patah berderak tak berdaya dan akhirnya luruh ke bumi yang dengan tulus menopangnya
Sejenak suasana menjadi hening sekaligus gelap

Entah mengapa, aku begitu menyukai kegelapan ini
Kegelapan yang cantik penuh misteri
Aku tak memerlukan cahaya setitikpun
Apalagi cahaya matahari, rembulan, bintang, bahkan pelita sekalipun

Misteri kegelapan yang indah ini tak bisa kulukiskan dengan kata-kata
Aku sungguh sangat mencintainya dalam setiap kontemplasiku
Hanya kunang-kunanglah yang kuperkenankan menghiasi kegelapan indah ini dengan geriap yang dibawanya; tak ada yang lain
Entah sampai kapan aku mencintai kegelapan indah dengan misteri yang menyelubunginya

Satu yang pasti, kegelapan ini telah memberikan sebuah cahaya dari gelap itu sendiri dengan sangat istimewa
Aku tak kan pernah membiarkannya pergi
Bagai malam yang setia menghampiri dalam hidupku
Hingga aku semakin tak mengertinya...







#30haripuisi - #Day30 : Kegelapan

11 komentar:

NURA mengatakan... [Reply Comment]

salam sobat
entah apa? mungkin mba ada kenangan indah, makannya suka kegelapan.

WONG SIKAMPUH ngoceh mengatakan... [Reply Comment]

Kalo gelap coba bawa obor biar terang mba xi...xi...xi....Met sore mba,met tahun bru ya

Manajemen Emosi mengatakan... [Reply Comment]

waaahhhhh gelapp...berarti suka merem ni he he he

astrasatria mengatakan... [Reply Comment]

Kegelapan memberikan arti tersendiri, namun jangan terlalu lama di kegelapan, ntar lihat cahaya bisa silau meennn ! he...he..he.. !

Lone Fighter mengatakan... [Reply Comment]

Maka sudahkah kau mendekapnya?

Mood mengatakan... [Reply Comment]

Dooh.. Ko suka gelap gelapan sih Mbak. Saya aj yang cowok ngeri kalo gelap.

Kumpulan Hot Threads Kaskus mengatakan... [Reply Comment]

semoga menemukan apa yang dicari dalam kegelapan. :D
salam kena ya bu :)

Nadia mengatakan... [Reply Comment]

Berulang kali saya baca puisinya mbak, akhirnya saya tarik kesimpulan bahwa "Kadang dalam gelap justru kita akan menemukan esensi dari cahaya", pemaknaannya bahwa sering kita merasa minder akan kekurangan kita dan melihat orang lain selalu lebih. Namun seharusnya kita tahu bahwa kita sendiripun diberi kelebihan yang justru kita sendiri membuat kelebihan itu menjadi tidak nampak. Aku sok tau ya mbak? he3 sekedar berbagi, nice posting mbak.

gaelby mengatakan... [Reply Comment]

Met thn baru, semoga gulita senantiasa mewujud pelita...
Salam sobat :)

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@mba nura..hehe..ga juga mba..:)

@wong sikampuh..wew..kl bawa obor jd ga gelap dong...:)

@menajemen emosi..hihih..kl meremnya siang tetep aja terang mas..ahaha..

@astrasatria...hihi..iya juga ya...:P

@lonely fighter..dia yg mendekapku dengan segala misterinya..tak bisa ku melepasnya begitu saja..

@mood..hehe..masa mas..? :D

@kumpulan hot threads kaskus..udah..aku udah mendapatkannya..yaitu cahaya dr kegelapan itu sendiri...:D

@nadia...salut dan aku acungkan kedua jempolku bwt km..krn kamu udah bisa menganalisa setiap goresanku di sana..dan setiap orang pasti berbeda analisanya..km udah membuat ide baru lagi dng komenmu ini buatku..thanks a lot ya nadia...:)

@gaelby..met tahun baru jg mas..amin makasi doanya..:)

Elsa mengatakan... [Reply Comment]

kegelapan identik sengan hal hal yang kurang menyenangkan
tapi kalo di puisi ini
kenapa jadi tampak indah ya?

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]