Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 13 Juni 2011

Waktu Teramat Polos Untuk Didustakan

Sebuah masa menentukan kebersamaan dan kesendirian
Datang dan pergi dalam musim-musim yang entah sudah berapa ratus kali berganti

Sebuah masa tak mengetahui apapun yang akan terjadi nanti
Ia hanya menggulirkan waktu, yang diantaranya adalah siang dan malam

Waktu, teramat polos untuk didustakan
Ketika kebahagiaan digulirkannya dalam beragam bentuk

Dalam harapan yang berlinangan air mata
Semua seolah indah... penuh sujud syukur...

Apa pun takaran hidup
Akan mencapai puncaknya, ketika salah satu dari kita harus pergi

Sebuah kepergian
Betapapun pedihnya.... Betapapun sakitnya
Atau bahkan ada yang menyambutnya dengan keriuhan tersendiri
Tetaplah sebuah kepergian

Sebuah kepergian
Menuntaskan segenap tugas di bumi

Dan ia tak kan pernah bisa mengubah apa pun
Kecuali hanya doa-doa dari orang-orang terkasih

Sebab, doa adalah abadi 
Di dalamnya bersembunyi kekuatan indah; alami

6 komentar:

Iskaruji dot com mengatakan... [Reply Comment]

Semoga kita semua tidak berlama-lama mendustakan waktu yang ada. Agar saat kepergian itu tiba tidak ada penyesalan atas tugas di bumi ini yang belum dituntaskan...Happy blogging!

narti mengatakan... [Reply Comment]

sedihnya mba :(

sda mengatakan... [Reply Comment]

Doa adalah abadi, di dalamnya bersembunyi kekuatan indah; alami

dalem banget mba ^_^

kenia huwada mengatakan... [Reply Comment]

ini adalah tulisan kerinduan,...tentang seseorang yang telah pergi ke alam sana,..benarkah begitu mbak??

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@mas iskaruji..amin..
happy blogging too :)

@mba narti..hehe..sedih ya mba..
makasih ya.. :)

@mba kenia..ya, benar mba..sedang bicara apa pun tentang sebuah kepergian :)

rian punya blog mengatakan... [Reply Comment]

kepergian mungkin terasa pedih mbak... tp dari situlah kita bisa menghargai kehidupan...
salam :)

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]