Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 08 Juli 2010

jarak

Dalam sudut-sudut kebeningan hatiku, kadang aku mempertanyakan sebuah kondisi yang sangat kontradiktif.

Apakah benar rasa kasih dan sayang bergantung dari sebuah jarak?

Rasanya tidak...!

Aku, mampu mencintai dan menyayangi meski tanpa menyentuhnya sekalipun.

Mampu membawa raut wajahnya kemanapun aku pergi.

Mampu membingkai senyum manisnya di dalam senyumku yang kemudian menjadi sebuah tawa yang tulus.

Mampu menjadikan setiap ucapannya dalam doa-doaku; bukan mantra!

Mampu mengikat satu rasa menjadi sebuah pemikiran dan logikaku.

Mampu melakukan apapun juga dengan tulus, meski terhalang oleh samudera dan pegunungan.

Mampu menyentuh rindu yang berkepanjangan menjadi sesuatu yang terindah dengan debar-debar yang tercipta menyusuri setiap pembuluh darahku, meski hanya mendengar suaranya,
senyumnya, dan tawanya...

Mengapa segala kemampuan itu tiba-tiba hadir tanpa bisa membelenggu diri dan hati?

Terkesan sederhana, namun penuh makna.

Ketika jiwa dan raga bertemu satu sama lain, aku juga kadang mempertanyakan sesuatu pada setiap yang ada di sekelilingku.

Mengapa seperti ada jarak yang membentang luas?

Meski dekat, namun seperti ada sebuah lapisan demi lapisan yang berselaput tebal memisahkan diri kita masing-masing?

Meski tak berjarak, namun tak mampu menghadirkan debar-debar keindahannya saat dia bilang, "aku mencintaimu?"

Bahkan senyum dan tawanya tak bisa terlihat meski dia ada di depanku?

Mengayuh rindu, mengemas rasa ternyata tak selalu harus dekat.

Jarak yang terbentang ternyata bukan karena secara fisik yang saling berjauhan.

Jarak... Sebenarnya ditentukan oleh hati kita.

Selama jantung hati kita bisa merapat pada jantung hatinya, maka yang bicara hanyalah tentang sebuah keagungan cinta berikut seluruh pesona yang ada.

Tetapi ketika jantung hati kita tidak bisa merapat, maka jarak satu milipun dengannya, bagaikan bermil-mil jauhnya, tanpa bisa tertembus oleh apapun namanya rasa kita...

Sebuah kualitas hubungan yang indah, dengan siapapun juga, ternyata tergantung dari hati yang tak bertepi.

Bukan jarak yang menentukan adanya sebuah kualitas hubungan, namun hati lah yang menentukan sebuah jarak di dalam sebuah hubungan...


*Tulisan ini juga untuk semua teman-temanku di manapun berada yang selalu mengunjungiku dan memberiku semangat, inspirasi dan motivasi... I love you all...

16 komentar:

Anonim mengatakan... [Reply Comment]

love u 2 mba, ih jd brasa aq, iya ya emang kualitas hub itu bkn dtentukan oleh jarak tp hati,
tulisan mba din bikin aq termotivasi deh, mkasih ya udah ngeposting ide kreatif sbagus itu, g bosen2 aq bilang "smangat n trz tingkatkan, trz explor lg kmampuan tulisan mu mjadi smakin bgs bgs n bgs

julianusginting mengatakan... [Reply Comment]

tp terkadang begitu, jarak ternyata mempengaruhi kasih sayang terhadap pasangan. krn sayang ga cukup hanya diucapkan tp melalui tindakan..

inge / cyber dreamer mengatakan... [Reply Comment]

jarak yang membentang dapat ditempuh dng segala alat transportasi lebih baik daripada jarak yang terbentang dihati

Anonim mengatakan... [Reply Comment]

mba,,,aku tmennya isti,salam knal

Clara mengatakan... [Reply Comment]

jarak hanya wujud nyata sebuah batas, tapi hati adalah jarak semu yang sulit diraba

pakies mengatakan... [Reply Comment]

banyak orang mengira bahwa laut bisa diduga dan dalamnya hati siapa yang tahu. itulah wujud kebenaran bahwa hati mewadahi suara terdalam dari suatu kebenaran. Hati yang bening akan membawa tubuh kepada kejujuran. Maka mecintai dengan hati yang bening tidak selalu ditentukan dengan perpaduan dua obyek berdekatan

Lone Fighter mengatakan... [Reply Comment]

Takkan pernah pudar cinta langit pada bumi
Meski tak pernah sedetik pun waktu menyatukan
Takkan pernah pudar cinta laut pada pada matahari
Meski tak pernah sedikitpun riaknya menyentuhkan
Cahaya, takkan pernah jarak mengurangi rasa yang mendekap hati
Meski tak pernah sejenakpun kita bersua...

afwan, br b'silaturrahim...

om rame mengatakan... [Reply Comment]

suguhan kata-kata bijak yang mumpuni untuk membuat kami seLaLu ingin mengunjungi sahabat yang jauh dimata namun dekat di hati. terima kasih.
seLamat maLam, dan seLamat istirahat.

joe mengatakan... [Reply Comment]

tapi cinta sejati tidak akan terhalang oleh jarak dan waktu ...

rezKY p-RA-tama mengatakan... [Reply Comment]

kata2nya maut
salam kenal.....

attayaya mengatakan... [Reply Comment]

jarak
merupakan tumbuhan yang diusahakan untuk menjadi pengganti minyak bumi yang murah sehingga tidak ada "jarak" antara kaya dan miskin.

hmmm... komenku malah ga nyambung
hehehe

thya mengatakan... [Reply Comment]

kata-kata nya kereeeeen
M.A.N.T.E.P. hehe :)

eka mengatakan... [Reply Comment]

"I love you all..."

I love you too :)

Sriayu mengatakan... [Reply Comment]

Wise posting...!
Namun terkadang tak dpt dipungkiri, jarak dan waktu dapat menjadi 'racun' jika keliru menyikapinya. Bak kata orang jawa : 'Weiting tresno suko kulino' (maaf kalo tulisannya keliru)

Salam kenal

deasy mengatakan... [Reply Comment]

jarak bukan halangan dan alasan untuk tetap menjalin hubungan, silaturahmi, dll.. Luv u too my friend^_^ LOL

bundadontworry mengatakan... [Reply Comment]

Love ou too,Wind.
bahagia rasanya bisa kenal dan bersahabat dgn Wind, walau hanya lewat blog .
salam

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]