Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 27 Juni 2010

bagaimana jika.....


Bagaimana jika kita difitnah, dizalimi, bahkan dibunuh mata pencaharian kita?

Bagaimana jika kita dilukai, dipermalukan, bahkan dianggap tak ada, terlebih bayangan kita sendiripun tak bisa menolong kita?

Bagaimana jika usaha yang telah kita rintis selama bertahun-tahun dan mulai terlihat buah kesuksesannya, namun hanya dalam hitungan detik saja, dia hancur?

Bagaimana jika semua kejadian itu datang bersamaan dalam waktu yang bertubi-tubi?

Kehancuran, kesendirian, kesepian, depresi, dan kegelapan pastilah demikian membayang kuat dalam setiap kedip mata kita.

Kita, yang selalu terus berusaha untuk hidup jujur penuh tanggung jawab dan berusaha tidak menyakiti orang lainpun, seringkali mengalami hal-hal yang tidak kita inginkan.

Pastilah kita bertanya, "Orang yang tidak pernah berbuat jahat saja bisa disakiti, dibohongi, ditipu, bahkan mengalami masa kehancuran yang teramat sangat. Bagaimana dengan orang-orang jahat itu? Mereka malah bersenang-senang dengan kejahatannya. Sungguh tidak adil...."

Lalu kitapun kembali bertanya-tanya, "Kapan orang-orang jahat itu musnah dari kehidupan kita...?"

Percaya saja pada satu hal, bahwa Tuhan tidak akan diam, meski Beliau membiarkan semua hal yang demikian buruk ini terjadi dalam kehidupan kita.

Sangat susah untuk tetap pada keyakinan itu, tapi pegang juga satu hal lagi, bahwa dengan kekuatan doa dan cinta kita kepadaNya, kita akan tetap diperkenankanNya untuk selalu menjadi yang terbaik di mataNya, dan nama kitapun akan tercatat di hatiNya Yang Maha Indah... Dan, orang-orang jahat itu bukan lagi menjadi urusan kita. Biarlah itu menjadi urusan Tuhan...



*Oya, jangan coba-coba buat bunuh diri ya... Terlintas di pikiranpun jangan sampai! Tuhan beneran ga suka dengan ini...tar Beliau bilang, "Untuk mencintai diri sendiri aja ga bisa, bagaimana kamu bisa mencintai makhlukKu yang lainnya?"
Ujung-ujungnya, kalo tar setelah bunuh diri Tuhan ga ngampuni dosa kita (karena dengan bunuh diri, kita udah mencoba melakukan hal yang bukan merupakan hak kita), meskipun kita tiap malem didoain sama keluarga, saudara-saudara, dan tetangga kita, gimana dong...? Gimana hayoooo...?



**buat temanku yang saat ini sedang mengalami kehancuran dan putus asa...yang kuat ya...aku bantu doa juga...karena cuma itu yang bisa kulakukan buatmu...semangaaattt...!!!

16 komentar:

WONG SIKAMPUH mengatakan... [Reply Comment]

Smoga temen nya di beri kekuatan dan iman dlm menghadpi smua ujian ini

Antoninilez mengatakan... [Reply Comment]

untuk beberapa hal rupanya doa saja tidak cukup...sebaiknya didekati secara fisik (biacar langsung beri dukungan) itu jauh lebih berarti, supaya org itu tahu kita ada dukung dia.

Clara mengatakan... [Reply Comment]

saya setuju sama komentar di atas. wujud nyata dalam memberi dukungan ke teman kan memang dalam bentuk sikap.

attayaya mengatakan... [Reply Comment]

aku pernah mengalami pembunuhan karakter yang mebuatku hanya bisa terdiam dan termangu. Lalu kuserahkan segala urusan ini kepada Sang Pencipta.

Bantuan temen-temen memnguatkanku kembali. Aku cukup lega walau mereka cuma meluangkan waktu menjadi pendengar yang baik atas permasalahan yg kusampaikan.

So salah satu usaha membantu selain do'a adalah menjadi pendengar yang baik, bukan menjadi penanya yang ceriwis (menurutku seiih).

ariefborneo mengatakan... [Reply Comment]

Datang nya cobaan bukan tanpa alasan ,allah memberi smw kesuslitan pasti ada jaln keluarnya...tetap berdoa,semangat n pikirkan orang2 terdekat yg qt sayangi pasti akan tmbuh semangat bru buat bngkit n maju trus pantang mundur..xixi

Vicky Laurentina mengatakan... [Reply Comment]

Menurutku, doa untuk minta keselamatan kepada Tuhan itu sangat penting. Bukan cuma selamat dari bencana alam atau bencana penyakit, tapi juga keselamatan dari fitnah, sabotase, atau apapun yang bisa membunuh karakter kita. Karena kadang-kadang kita sudah berusaha hidup lurus, tapi tetap saja ada hal-hal yang menjegal kita di luar apa yang bisa kita kendalikan.

buret mengatakan... [Reply Comment]

ada saat dimana kita mengalami kehancuran yang amat sangat. disitu kita bisa belajar & memetik hikmah sebagai guru kehidupan, lupakan patah semangat...tak lupa do'a yang merupakan kekuatan besar dalam diri kita. semoga temannya sabar & kembali bangkit ya mba, terima kasih

om rame mengatakan... [Reply Comment]

terima kasih atas support dan doanya.
saya sangat meyakini kaLau kekuatan Tuhan juga doa Lebih besar manfaatnya dari pada kekuatan Lainnya.

Cerita Hujan mengatakan... [Reply Comment]

Salam kenal dan pamit follow blog yang keren...
>> aku suka gambar2 di blog ini... wuihh cool banget lah, hehehe ^_^

mocca_chi mengatakan... [Reply Comment]

hahaha kdng kita mrasa hidup ntu ga adil, tp saat kita sedang bijak kita akan tau bahwa hidup it sbnnya cukup adil kok

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

makasi banyak bwt temen-temen yang telah berkenan memberi masukan...pendekatan emosional sudah kulakukan, dan tentunya tetap berharap bahwa di balik kekuatan doa selalu ada mukjizat...dengan bisa menjalani semua kegelapan sambil mencari setitik cahaya saja, itu sudah merupakan kekuatan doa...sekali lagi makasi banyak...GBU always..

NENSA MOON mengatakan... [Reply Comment]

Sesungguhnya Allah memberikan cobaan kepada umatnya tidak akan melebihi dari kapasitas umat itu sendiri...percayalah selalu pada-Nya...
Semua masalah di dunia ini pasti akan ada solusinya...
kuncinya adalah: sabar!!
ok...thx

NURA mengatakan... [Reply Comment]

salam sobat
jika didzolimi, sabar dan selalu berdoa saja, pasti Allah swt akan menunjukkan yang salah dan yg benar.

Lone Fighter mengatakan... [Reply Comment]

Allah tiada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk Nya,tidak mengantuk dan tidak tidur. (Al-Baqarah:255)

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Al-Baqarah:286)

So, keep on surviving n praying...

narti mengatakan... [Reply Comment]

artikelnya sangat menyentuh, penuh makna...
semoga temannya tabah dan sabar menghadapinya...

eka mengatakan... [Reply Comment]

"Ujung-ujungnya, kalo tar setelah bunuh diri Tuhan ga ngampuni dosa kita (karena dengan bunuh diri, kita udah mencoba melakukan hal yang bukan merupakan hak kita)"

Copy that!

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]