Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 21 Agustus 2010

harga diri yang tercabik

Benarkah para penguasa kita mencintai Indonesia dengan sepenuh hatinya?

Sementara Norwegia dengan segenap perhatiannya ternyata lebih menyayangi hutan-hutan Indonesia...
Ketulusan Norwegia (baca : tiga puluh juta dollar) akan segera tersedia demi menyelamatkan hutan-hutan di Indonesia...!
* moga dananya emang buat hutan-hutan tersayang kita, jika dana itu telah ada di tangan kita.

Benarkah para pejabat negeri ini mampu membawa negerinya menjadi sebuah negara yang besar?

Sementara ada bangsa lain (baca : tetangga sebelah) yang selalu ingin merebut mulai dari wilayah, hingga kebudayaan Indonesia, dan kita hanya diam tak bergeming?
Ini bangsa yang terlalu santun, terlalu ramah, terlalu bodoh, terlalu lemah, atau terlalu baik? Tak ada ketegasan di sana... Sehingga kejadian ini terus saja berulang.

Benarkah para pemangku jabatan kita ini menyayangi rakyatnya?

Sementara pipa air di sebuah daerah di Jawa Timur yang terkena kemarau panjang, tidak kunjung diperbaiki, sehingga rakyatnya harus menempuh 2 - 5 Km untuk mengambil air dan melakukan segala kebutuhannya di sana?

Benarkah pejabat kita ini peduli pada kondisi rakyatnya?

Sementara ada rakyatnya yang membunuh dirinya sendiri, dan juga membunuh kedua anaknya yang masih kecil hanya gara-gara hutang dua puluh ribu perak saja?
Depresi macam apa ini...?

Sungguh sangat ironis... Semua kenyataan tentang orang-orang yang katanya peduli terhadap Indonesia, ternyata diam tak bergeming satu milipun...!!!

Harta, kekayaan, dan kebutaan nuraninya telah begitu menggelapkan segenap indera mereka... Gelap yang benar-benar sungguh pekat...

Seolah hanya puas pada pencapaian rupiah, mereka eksis. Sedangkan pemimpin yang baik adalah pemimpin yang rela melayani rakyatnya dengan tanpa pamrih; sanggup menjadi motivator bagi rakyatnya, bukan malah menambah beban pikiran rakyatnya dengan segala curhatannya...

4 komentar:

Erianto Anas mengatakan... [Reply Comment]

Hhmm ... asyik mbak tulisannya. Menyajikan tema dg bahasa puitis Jdnya terasa padat dan menyentuh ...

* soal pejabat, itu bukan hati nurani mbak, tp "hati politik". Soal janji dan program, itu hy "banner" untuk membujuk kita saja .... biasanya spt itu..

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

Waahh..makasi mas anas..iya skrg kebanyakan hati politik..ga ada lagi nurani itu...hiks..

Bahasa Penaw mengatakan... [Reply Comment]

puisinya baik sekali..
salam kenal..

Bahasa Pena mengatakan... [Reply Comment]

puisi yang sangat menarik..
salam kenal..

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]