Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 11 November 2010

Mawar Itu




Cinta hadir untuk dinikmati, bagai sekuntum mawar...



*karena, mawar itu ada bukan untuk dipetik, namun untuk dinikmati keindahan dan keharumannya, dan mengagumi sang penciptanya...

16 komentar:

AkuInginPulangDiKalaSenja mengatakan... [Reply Comment]

Dan karena cinta tak selalu harus memiliki
Terkadang menikmati dari kejauhan justru memberikan keindahannya tersendiri :)

sda mengatakan... [Reply Comment]

bukti akan kebesaran Sang Pencipta mba...

Antoninilez mengatakan... [Reply Comment]

di asramaku bertahun2 silam, hidup mawar berbagai varietas...ungu, merah, kuning, putih, dll..bahkan kalo malam2 udara dipenuhi bau mawar yg kadang menyengat...

*kenapa tidak untuk dipetik, flower?
kumbangkan jg akan mati.

** gw mau jemput anak gw di TK dulu, see u soon

narti mengatakan... [Reply Comment]

cinta hadir untuk dinikmati tapi harus dibarengi bahwa cinta tak mesti memiliki.
jadi serius komenku

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@nilla...aduh de..pemahamanmu akan tulisan yg hanya beberapa kata sungguh tepat..hehe..salut...:)

@sda..iya mba..DIA memang Maha Besar..sering terlupakan olehku akan keagunganNya..:)

@antoninilez..alangkah bersyukurnya jika bs menikmati keharumannya..:)

* krn kl dipetik, dia akan layu dan mati...proses layunya menuju kematiannya yg menyesakkan dada...

** ok..be careful..

@mba narti..hehe..itu dia maksudnya mba..:)
*serius jg gpp koq mba..:d

inge / cyber dreamer mengatakan... [Reply Comment]

walau hanya dari setangkai mawar kita mampu mengagumi kebesaran ALLAH atas segala ciptaanNya ^^

Rhein mengatakan... [Reply Comment]

Jadi say it with flower seeds aja yah... :D :D
Karena menanam dan merawatnya pun bukti sebuah cinta :)

bintangair mengatakan... [Reply Comment]

saya termasuk orang yang belum sukses menyuburkan mawar. hiks. padahal suka banget ma kembang yang satu ini.

aryadevi sudut kelas media belajar siswa sekolah menengah mengatakan... [Reply Comment]

iya "dipetik" dengan tanggung jawab bolehlah...

attayaya mobil keluarga mengatakan... [Reply Comment]

kalo dipetik kesian bunganya
biarkan dia berkembang bersama alam

DenBaGas mengatakan... [Reply Comment]

Salam
Saya suka bunga mawar mba..

Salam kawan

Iskaruji mengatakan... [Reply Comment]

Cerita tentang mawar..keindahannya setajam durinya..hikkss

Meutia Halida Khairani mengatakan... [Reply Comment]

duh, mawarnya segar banget ya mbakk..

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@inge..iya non..pengennya sih di setiap saat di detikku, aku selalu bs melihat keagungan Tuhan, meski lewat hal2 kecil sekalipun...:)

@rhein..bs dikatakan seperti itu, rhe..:)

@dwina...wew..hihi..mulai sekarang, cobain nanem mba...:)

@aryadevi..yup..tp tetep dia akan layu..:(

@bang atta..iya bang, malah kl bisa kita nanem, jngn metik mereka..:)

@denbagas..emang bunga ini cantik banget..:)

@iskaruji...bener mas..itu dia sebagai wujud perlindungan dari sang penciptanya...:)

@meutia..iya mba..masih ada embunnya, jd seger..hehe

om rame mengatakan... [Reply Comment]

dengan memetik berarti teLah merusaknya, Lebih baik untuk merangkainya (untuk mawar kiasan) :D

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

merangkai agar lebih indah..
tp tanpa dirangkai pun ia telah indah...
peliharalah mawar itu
sebagai lambang kasih yang tulus...:)

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]