Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 17 November 2010

STIGMA 2

Kuraih akar pohon itu sekenanya

Kulilit-lilit dengan jari jemari tanganku

Aku tak kuat menahan bobot badanku sendiri

Aku benar-benar menggantungkan badanku di sana

Suara itu kembali datang

Berdengung keras sekali

Angin sangat riuh rendah menerbangkanku dalam sudut gelap dan pengap

Aku gigit bibirku sekuat-kuatnya; sekencang-kencangnya

Darah yang mengalir dari bibirku tak aku hiraukan

Malah semakin keras lagi aku menggigitnya

Asin darahku telah kutelan kembali berikut gumpalan-gumpalan debu ini

Mataku terpejam merasakan satu siksa yang baru aku jumpai

Otakku semakin berputar seiring kepalaku yang berputar-putar juga

Gelap sudah tak kuanggap kehadirannya

Dia malah telah berhasil menjadi sahabat kentalku; bagai kopi dengan gula

Tak nikmat jika gula ini tak bersatu dengan kopi

"Akulah kesombongan itu; akulah ego itu; akulah sang kegelapan dari sebuah gelapnya gelap"

Satu teriakan lantang tiba-tiba menyembul memekakkan telingaku di antara dengung yang tak berkesudahan

Senyumku menyambut teriakan itu...di antara darah yang masih mengalir deras dari bibirku

Satu senyum yang kupersembahkan bagi kenikmatan sebuah gelap...

Lirih aku berbisik, "Selamat datang pekatnya dunia kegelapan..."

13 komentar:

Bumi Al Fattah mengatakan... [Reply Comment]

ku tak mau kegelapan.
Tak mau.
Aku harus meringkuk.
tak ada temani
Bagai makhluk kecil di tengah belantara sepi.

tak mau.
tak mau

Common Cyber mengatakan... [Reply Comment]

habis dari blognya o Rame, disuruh tancap gas gegas ke sini.

Eh, benar diambut lagi dg puisi penuh kosa kata yg wajib saya rampok.....

^____^

aryadevi sudut kelas media belajar siswa sekolah menengah mengatakan... [Reply Comment]

disambut atau tidak memang ada disekeliling kita, tapi kita sendiri punya lentera untuk menerangi jalan.

narti mengatakan... [Reply Comment]

aku sulit mencerna maknanya mba... :(

tiwi mengatakan... [Reply Comment]

aku hanya manusia biasa...yg tak mengerti kosa kata indah...gubrak!...hehhe, sumpah teh aku ga 'nutut' alias ga selevel dlm hal perkosakataan, apalg kosa kata yg indah skle kayak puisi teteh di atas...sukses sll u windflowers...

rian punya blog mengatakan... [Reply Comment]

hmm, bahkan di malam yg penuh kegelapan pun ada bintang yg bercahaya..

Belantara Indonesia mengatakan... [Reply Comment]

Peteng tansoyo rino tansoyo peteng..senajan suminaring diyan tansah ono ing pandelengan....nanging, diyan tansah ra migunani yen ora kabedan dening panjering suryo ing kaloko....( Bingung..)..hehehhehehe

ica puspita mengatakan... [Reply Comment]

wah bener seperti kata om rame, bahasanya luar biasa. pertama kali mampir mbak, salam kenal dari saya.

salam kenal,
ica puspita

deasy-world mengatakan... [Reply Comment]

kenapa menyambut datangnya pekat kegelapan.. semoga kami para narablog menjani sinar-sinar yang menelusup dalam pekatnya kegelapan melalui celah-celah harap" Gelap bukan berarti tidak ada cahaya bukan?

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@bumi al fattah...tp kegelapan itu nyata ada dan jelas...mengikuti setiap langkah

@common cyber..wah..makasi atuh ehehe..silakan bawa kosa katanya sebanyak2nya..

@aryadevi..iya mas..sementara kegelapan hadir dan menemani setiap langkah..tp tetep hrs dijalani dng keyakinan bhw lentera akan selalu ada..

@mba narti..baca aja mba..gpp..:)

@mba tiwi..wah..emang aku manusia apaan mba? Ahaha..aku jg manusia biasa koq, bahkan biasaaa bangeettt..

@rian punya blog...namun bintang2 itu masih bersembunyi..

@belantara indonesia..halah..hrs kernyit dahi ni..wah, km bs nulis jg mas..keren..:)

@ica puspita..duh, terima kasih ca..ehhe..makasi jg udah mau berkunjung..salam kenal kembali..:)

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@deasy-world...cahaya itu memang ada..tetapi belum menampakkan sinarnya sepenuhnya...amin..semoga kita dpt menjadi cahaya selalu...:) thx

chikarei mengatakan... [Reply Comment]

menggigit banget puisinya^^

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@chikarei...puisinya udah ngegigit apanya kamu chik? hihi..

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]