Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 14 April 2010

nyamuk

di suatu senja yang cerah tanpa mendung dan hujan, dengan langit yang biru bersih di musim kemarau kala itu, saat anak-anak ibuku berkumpul, mengaso, termasuk aku, setelah bekerja seharian, dengan penuh kehangatan di dalam keluargaku. di tengah candaan dan cerita yang diselingi joke-joke yang segar, membuat satu paduan tawa yang bisa jadi membuat tetanggaku iri. aku sangat bersyukur dengan keadaan keluargaku, karena dengan jujur tetanggaku itu pernah berkata padaku, bahwa kehangatan keluargaku tidak bisa didapat oleh keluarga-keluarga yang lain, termasuk di keluarganya. pada saat itu, aku hanya tersenyum mendengar kata-katanya.

pada saat berkumpul itulah, aku melihat ada nyamuk di pipi kakakku yang cowok. dengan sigap, tanganku mendarat di pipinya, sementara dia masih berceloteh tentang cerita di kantornya.
"plaaakkkkkkk!" terdengar suara tanganku membentur pipinya dengan keras
"aduuuhhhh... apaan sih ini?" tanya kakakku yang kelihatan kaget, setelah 'ditampar' olehku.
"heheheh...itu ada nyamuk, mas..." jelasku sambil nyengir
"tapi, nyamuknya ga kena...dia keburu terbang...hehehe," sambungku lagi, sambil menahan tawa, dan diselingi rasa bersalah padanya.
"daripada kamu tampar, aku mending digigit nyamuk, dah...biarin bentol sebentar," kata kakakku sambil mengelus-elus pipinya.
kontan, tawa seluruh kakak beradik yang sedang berkumpul di situ meledak...kami waktu itu ada ber-enam, termasuk ibuku.
akupun segera mengelus-elus pipinya sambil meminta maaf padanya, apalagi setelah aku lihat cap jari-jari tanganku yang menempel merah di pipi kirinya. kakakku pun tersenyum, sambil mengelus rambutku. ah...indahnya kekeluargaan ini...

nyamuk, memang satu hewan yang kecil bersayap, yang bisa dianggap musuh bagi manusia, karena dia dapat mengakibatkan penyakit yang mematikan, akibat gigitannya yang sederhana dan tampak sepele.
namun, di lain sisi, nyamuk juga punya hak hidup. aku pernah mendengar dari kakekku perihal nyamuk. nyamuk hanya dikasih umur selama dua minggu saja, artinya, perkembangannya yang mulai dari telur hingga dia dewasa, memerlukan waktu sekitar sepuluh hingga dua belas hari, dengan kemampuan terbang berkisar antara empat puluh hingga seratus meter, dari tempat berkembang biaknya.

kakekku waktu itu sempat menuturkan, bahwa, kita manusia, selalu heboh dengan hewan kecil yang punya daya yang super sebentar itu, termasuk aku, yang heboh ingin mematikan nyamuk dari pipi kakakku. aku melakukan itu, karena aku sangat menyayangi kakakku. namun ternyata, rasa sayang yang aku tunjukkan, dapat menimbulkan masalah baru buat dia. selain rasa sakit karena tertampar olehku, cap jari-jari tanganku yang membekas di pipinya, membuat dia malu untuk keluar rumah, walau untuk sekedar membeli rokok di warung depan rumah. hehehehe...maafin aku ya mas...aku janji, ga akan aku ulangi lagi, kalo suatu saat nanti ada nyamuk yang hinggap di pipimu, atau di jidatmu. aku ga akan heboh lagi deh...aku akan nurutin juga apa yang kakek omongin, tapi bukan berarti pula tak berhati-hati dengan hal-hal yang bersifat sepele dan sederhana...dan dengan keyakinanku, bahwa nyamuk yang menggigit kita, ga akan bikin kita sakit. tapi membantu mematangkan telur yang ada di rahim nyamuk betina itu, karena daya waktu mereka yang sangat sebentar itu.


bandungku, aku jadi kangen saat-saat seperti yang aku ceritain...tapi, aku ga bakal nyakitin lagi siapapun...

1 komentar:

Anonim mengatakan... [Reply Comment]

Nyamuk emang nakal ya,apa lagi inyamuk jantan hahaha
Lucumba tulisanx,
ku tunggu cerita2 lucu selanjutx
"isti"

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]