Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 14 September 2010

anginpun berbisik

Saat kuterikat pagi yang hening dan sunyi

Saat kuterpasung dalam damainya rasa lelah

Saat kuterpenjara dalam gejolak rindu berkepanjangan

Saat air mataku mulai menetes dengan anggun dan elegan, tanpa henti...

Sekian jejak langkah yang tergores

Saat inilah angin cintaku berbisik

Menebarkan aroma wangi tubuhmu nun jauh di sana

Membawakan senandung rindumu untukku

Duh, lara...
Benarkah saat ini dia juga merindukanku...?

Di dalam penat dan letih saat jiwa terkulai pasrah...

Saat sepasang tatap mata tak tertabur dalam kebersamaan, menepi pada satu daratan yang sama...

Dan, anginpun berbisik...ada sebongkah kasih untukku; ada sesungging senyum manis yang selalu kurindukan untuk kusentuh

Menantikan diriku untuk segera merengkuh dan memelukku dalam kedamaiannya...

8 komentar:

attayaya smp sma mengatakan... [Reply Comment]

memohon maaf lahir dan bathin

om rame mengatakan... [Reply Comment]

dengan perasaan semuanya akan terasa Lebih hidup yah Mbak.
angin pun bisa berbisik, dan tidak jarang harus menanyakannya pada rumput yg bergoyang.
sebagai org yg masih awam di bidang ungkapan sebuah kepuitisan hanya itu yg bisa sampaikan, hanya sebuah bisikan untuk disampaikan pada kerinduan yg sedang mengganjaL di hati ini.

Noor's blog (inside of me ) mengatakan... [Reply Comment]

Ah...senangnya, ternyata dia juga menyimpan kerinduan...

Salam hangat & sehat selalu
Mohon maaf lahir & bathin...

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@bang atta..sama2 bang..mohon maaf lahir dan batin ya bang...:)

@om rame...iya om..biasanya unsur alam selalu memberi inspirasi hehe..thanks ya om..:)

@bang pendi...mmhh..iya bang hehe..sama2 bang, mohon maaf lahir dan batin ya bang...:)

Sukadi Brotoadmojo mengatakan... [Reply Comment]

lagi kangen ya mbak? :)
semoga kerinduannya segera terobati..

Mohon Maaf Lahir Batin ya mbak...
Maaf baru sempat mampir, baru pulang mudik dari klaten.. :)

om rame mengatakan... [Reply Comment]

sama2 Mbak, adri bLog ini saya muLai beLajar untuk mencermati satu persatu tiap syair yg digoreskan. berawaL dari keawaman, diharapkan itu menjadi khasanah baru bagi pemahaman saya terhadap dunia syair-menyair.
bagi saya, Lebih cepat memahami tuLisan satu haLaman dari pada memahami beberapa bait syair. jadi harap makLum aja kaLau persepsi saya suka enggak nyambung, hehehe...

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@mas sukadi...heheh..iya ni mas..
sama2 mas, mohon maaf lahir batin ya...:)

@om rame...dng tulus dan rendah hati, aku mo bilang..makasi banget ya om..om udah mo membuka diri untuk membaca apa yg ada di blog ini, yg secara keseluruhan om ga mengerti..tp aku salut, bhw om tetep mo mencoba memahami apa yg ada di sini...semoga apa yg ada di sini dpt bermanfaat...amin...:)

om rame mengatakan... [Reply Comment]

amin, insya Allah, Mbak.

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]