Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 02 Mei 2010

Hari Pendidikan Nasional

Hardiknas yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, selalu menyisakan cerita yang kurang menguntungkan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa ini. Meski sempat pula kudengar tentang beasiswa yang diberikan bagi para siswa yang tidak mampu, namun berprestasi.

Salah satu dari sekian banyak para pahlawan tanpa tanda jasa ini adalah Sartono. Sang penggubah Lagu Hymne Guru, yang digubahnya pada tahun 1980, melalui ajang Lomba Lagu Pendidikan. Sekarang, lagunya selalu dijadikan sebagai lagu wajib di sekolah-sekolah yang ada di negeri tercinta ini. Sartono adalah mantan seorang guru dari Madiun, Jawa Timur. Namun dia tidak menerima uang pensiun dari pemerintah. Miris banget dengernya.

Apakah gelar sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, selalu harus bernasib demikian?
Apakah gelar, hanya tinggal gelar saja, dan tak ada hak untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik bagi masa depannya?
Tidak adakah sedikit perhatian dari pemerintah, atas jasa-jasanya?



Bandungku, selamat memperingati hardiknas ya..tadi aku lihat wargamu yang PNS memperingatinya di depan Gedung Sate... Aku ga ikutan, tapi malah bikin tulisan di sini hihihihi..eh, tapi aku kan bukan PNS hehehe...

* p.s. Sumber profil Sartono dari Liputan6 Siang SCTV

0 komentar:

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]