Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 05 Mei 2010

Hujan Meteor = Meteor Garden?



Tunjuk satu bintang yang paling bersinar...! dan ucapkan harapanmu tentang keinginanmu! Kita juga selalu menanti bintang jatuh, yang konon, jika kita bisa melihat lajunya bintang jatuh, harapan yang terucap saat itu, bisa terlaksana di kemudian hari.

Dulu, bintang jatuh sangatlah susah untuk kita ketahui, kecuali buat yang lagi ronda kali yee atau untuk insan-insan yang bener-bener terpilih untuk melihatnya... Aku aja jarang koq bisa ngeliat bintang jatuh hehehe...

Tahun ini, tanggal 30 nya April, di sebuah perumahan di Duren Sawit Jakarta Timur, empat rumah tiba-tiba roboh terhantam oleh benda ruang angkasa yang jatuh ke bumi. Rumah-rumah itu sekaligus hancur dalam waktu yang bersamaan. Meteorit ada di Jakarta Timur! Karena, sesuai penelitian dari pihak LAPAN, ciri-ciri dari tingkat kerusakan yang dialaminya, hancurnya rumah-rumah tersebut karena disebabkan panas yang ekstrim (bisa mencapai ratusan derajat celcius) dengan kecepatan yang sangat tinggi, yaitu sekitar 100 km/jam. Dilihat dari lelehan barang-barang yang ada di rumah-rumah tersebut, bisa diindikasikan bahwa kerusakan diakibatkan oleh benda ruang angkasa, yaitu bintang jatuh yang setelah diamati, diperkirakan sebesar bola voli.

Indonesia, termasuk daerah di bawah garis equator yang rawan hujan meteor. Sebut saja pada tahun 2003, meteor sempat jatuh di Pontianak, kemudian tahun 2007 di Gianyar - Bali, tahun 2008 dan 2009 bintang jatuh di Bone, Sulawesi Selatan. Tetapi semua itu jatuh tepat di samudera yang luas. Tidak seperti yang terjadi di Duren Sawit beberapa waktu yang lalu. So, Indonesia jadi meteor garden dong hehe...

Meteor, sangat indah bila terlihat dari jauh, saat dia berjalan dengan lembut dan gemulai. Bintang-bintang sangat cemerlang jenaka jika terlihat dari bumi. Tetapi alangkah terkejutnya kita, jika dia benar-benar datang ke bumi, yang menjadi sebuah bencana bagi manusia.
Dulu, meteor atau bintang jatuh, sangat teratur, sehingga jika dia memang harus jatuh, dan meninggalkan sisa karena tidak dapat dikikis habis oleh atmosfir, maka dia jatuh tepat pada daerah yang benar-benar tak dihuni oleh manusia, misal di lautan luas, dan di padang pasir.

Satu pertanyaan kita sekarang adalah mengapa benda luar angkasa itu sekarang jatuhnya tepat di atas pemukiman? Memang, bencana tidak dapat dihindari. Tapi tak cukupkah bencana itu hanya yang berasal dari bumi saja? Jangan sampai benda ruang angkasa pun ikut menyambangi bumi kita, Indonesia Raya tercinta ini? Tapi itu semua tinggal harapan... Sang Bintang Jatuh, seolah hanya mau jatuh ke Duren Sawit, Jakarta Timur, Indonesia. Dan, semuanya telah terjadi... Fenomena alam yang sangat mendebarkan, dan patut untuk dijadikan satu bahan kontemplasi nasional.



Bandungku, jangan sampai kamu kejatuhan bintang jatuh ya, juga kota-kota lainnya di Indonesia...biarin kalo meteornya pengen jatuh, dia jatuhnya ke laut luas aja...seperti dahulu kala...

0 komentar:

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]