Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 20 Oktober 2010

Gamang

Dadaku...
Mengapa terasa perih...?

Melihat beban bumi yang semakin berat...

Lihatlah, betapa hujan tak kunjung berhenti...

Hujan...
Aku mencintaimu dengan segenap hatiku

Tapi kumohon...
Hentikanlah cucuran airmu dari langit luas ini sekejap saja

Bumimu sepertinya tak sanggup lagi untuk menahan deraianmu

Hujan...
Layaknya padamu, aku juga mencintai bumi

Lihatlah panen di kebun seluas itu, padi di hamparan itu, tak bisa lagi menampakkan keceriannya bagi kami...

Apakah kau marah pada kami, wahai elemen air...?

4 komentar:

dee mengatakan... [Reply Comment]

air.. atau apaun yg ada di bumi,, saat ini mungkin mereka sudah jengah akan semua polah tingkah manusia,, yg merusak alam.. saatnya kembali ke alam,, menjaga dan menyelamatkan bumi kita lebih baik lagi untuk kelangsungan hidup anak cucu:D Nice post mb"

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@dee...betul banget mba...mungkin alam udah ogah2an nyayangi kita, krn kitapun lebih ogah2an nyayangi mereka...:)

om rame mengatakan... [Reply Comment]

aLam tidak pernah marah kepada manusia, tetapi manusiaLah yang seLaLu menuju amarahnya kepada aLam. amarah untuk bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan akan kepentingan dunia tanpa memperhatikan keseimbangan aLam sebagai penopang keseimbangan ekosistem.

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@om rame...iya om..manusia itu selain serakah, dia juga egois...ga memperhatikan lagi efek2 akan apa yg telah dilakukannya...

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]