Thanks for this day.. May God bless us everyone and everywhere..
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 18 Oktober 2010

Sayatan Tanah Basah

Saat gemuruh terdengar pilu di bibir jurang tebing itu
Saat hari demikian dingin dipeluk sepertiganya sang malam
Embunpun seolah ikut menangis
Dengan berjuta kilauan kristal bening yang dibawanya

Lantunan ayat-ayat suci bergema di segenap belahan jiwa
Namun tak sanggup menghentikan gemuruh yang tiba-tiba datang

Sayatan tanah basah....
Bersimbah darah dan air mata
Berjuta duka nestapa seolah tak mau pergi
Beranjak meninggalkan sedetikpun

Bencana itu...
Gemuruh itu...
Guncangan itu...
Air deras itu...
Lahar dingin itu...

Seolah ingin melumatkan apapun yang ada
Tak peduli kidung indah yang diperdengarkan
Sudahkah terlambat...?
Atau memang bencana itu hadir hanya untuk kami...?

Indonesia Raya...
Di bukit terjal ini aku terhanyut mengikuti arusmu
Melihatmu menangis penuh sedu sedan
Akupun hanya terpekur memandangimu
Dengan linangan air mata...
Di sini, di atas sayatan tanah basah ini...


* Ikut prihatin dan menangis...
Untuk korban tabrakan kereta api dan segala bencana yang sempat memporak porandakan infrastruktur di sebagian wilayah di Indonesia, terlebih atas hilangnya nyawa-nyawa akibat bencana.
Semoga para arwahnya diterima di tempat yang terbaik di sisiNya... Amin...

11 komentar:

aryadevi mengatakan... [Reply Comment]

ikut prihatin dengan segala yang terjadi, semoga dapat menjadi ibrah bagi yang cerdas dan beriman.

julicavero mengatakan... [Reply Comment]

saya juga ikut prihatin neng atas kejadian tersebut..

Darin mengatakan... [Reply Comment]

puisi yg menggugah..

turut prihatin juga. semoga Indonesia segera bangkit!

Popi mengatakan... [Reply Comment]

banyak musibah ya? harus banyak berdoa dan ibadah nih! (btw..ga jadi ikutan, telat gara2 ga bisa buka tu situs!! )

faiza mengatakan... [Reply Comment]

puisinya dalem bgt..

ikut prihatin banyaknya musibah di indonesia..
T_T
semoga cepat bangkit..

hendra thiemailattu mengatakan... [Reply Comment]

siapa yang harus di persalahkan atas musibah2 tidak ada yang tau ya mbak. Manusia yang lupa pada Tuhan nya, ataw Tuhan yang ingin memperingati dunia yang egois ini..
yang pasti kita hanya harus lebih baik lagi hari demi hari ya mbak..

Tip Trik Blogger mengatakan... [Reply Comment]

puisi yang indah...
selamat beraktifitas

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@aryadevi semoga bisa menjadi bahan pelajaran bagi kita semua...amin..

@julicavero yup bang..mengerikan banget musibah yang menimpa negeri ini...

@Darin amin..semoga cepat bangkit dan bersatu padu...:)

@Popi yup..bener mba..harus bnyk berdoa..di kala ga ada bencana pun, kita harus terus tetap berdoa...:)

sayang dong mba..koq ga jadi ikutan..situsnya udah aku link-in koq wkt itu di postingan, dan bisa..knp mba ga bisa ya wkt itu..? jangan2 gambarnya ya yg mba klik..? hehehe... tapi pasti akan ada lagi kesempatan deh...:)

@faiza amin..semoga cepat pulih dan bangkit kembali..thanks...:)

@hendra thiemailattu ya..ga ada yg bs disalahin sih..tp semoga ini semua bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, sehingga kita bisa mengisi detik2 ini dengan penuh cinta...:)

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@Tip Trik Blogger thanks ya..selamat beraktivitas pula..:)

om rame mengatakan... [Reply Comment]

musibah dan bencana bisa datang kapan saja tanpa direncanakan dan merupakan suatu haL yang tidak diharapkan, kaLau ia sudah datang tidak bisa untuk menoLaknya. tetapi sebagai manusia yang diberi akaL, insya Allah dapat meminimaLisir daLam setiap kondisi untuk menghindari haL tersebut.

windflowers mengatakan... [Reply Comment]

@om rame...betul om..kita harus banyak belajar dari setiap kejadian..belajar dan belajar dengan tulus dan tanpa henti..dengan begitu, kita akan selalu peka dan waspada..:)

Poskan Komentar

[[ Form mobile comments ]]